Sampang||angkatberita.id -Polres Sampang masih melakukan penyelidikan terkait kasus penjambretan yang mana korbannya masih anak anak di bawah umur, tepatnya di Desa Ketapang Laok Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang Jawa Timur.
Kapolres Sampang AKBP Siswantoro S.IK, MH melalui Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie SH, MH, S.Psi mengatakan, bahwasannya untuk kasus penjamberetan anak dibawah umur tersebut sekarang masih dalam proses lidik, pihak polres masih melakukan satu kali interogasi terhadap orang tua dari korban, dan masih melakukan visum terhadap korban.
“untuk tindak lanjut kemudian kita akan melakukan lidik kembali mungkin kita akan coba jemput Bola terhadap korban” ucap Ipda Dedy Dely Rasidie Rabu (06/03/2024)
Diketahui, dua orang pelaku jambret telepon genggam (HP) milik korban bernama Moh. Alfiansyah (12) bocah kelas 6 SD.
Dalam kasus tersebut, modus pelaku jambret juga terbilang cukup berani, peristiwa yang terjadi pada Malam Minggu tgl 24 Februari 2024 malam, sekitar pukul 19:30 WIB. itu dilakukan oleh Dua orang pelaku menggunakan sepeda motor.
Modus pelaku tersebut mengincar korban anak-anak yang sedang asik berkumpul main game online di perangkat HP di sebuah Gardu dekat rumahnya.
Di beritakan sebelumnya, kejadian itu bermula saat anaknya yang bernama Moh Alfiansyah berpamitan hendak nongkrong di kardu tempat dia sekolah yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumahnya.
Siti Magfirah mengatakan, dari keterangan sang anak (Korban) saat sedang duduk bersama teman-temannya sambil main HP tiba-tiba ada dua orang dengan satu unit kendaraan bermotor menghampiri.
Siti Magfirah melanjutkan, sempat terjadi aksi tarik menarik saat kejadian itu. Sang anak berusaha mempertahankan HPnya.
“Tapi karena dia nggak kuat tarik-tarikan sama penjambret ini akhirnya beberapa meter dia ketarik motor itu terus kepalanya sempat di pukul akhirnya melepas HP nya dia tersungkur ke aspal,” kata Siti Magfirah.
Akibat kejadian itu, sang anak menderita luka pada bagian pelipis kanan, telapak tangan, sikut sebelah kanan dan kiri, lutut, lalu bagian perut ada memar.
Siti maghfiroh mengaku sudah melaporkan kasus tersebut ke polres Sampang, dengan membawa bukti bukti dan saksi.








Komentar