Bangkalan. angkatberita.id
Pelayanan persalinan melalui program Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di Puskesmas Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, kini menunjukkan perkembangan yang lebih baik. Tidak hanya dari sisi fasilitas, peningkatan juga terjadi pada kualitas pelayanan dan jumlah ibu bersalin yang memanfaatkan layanan tersebut.
Kepala Puskesmas (Kapus) Jaddih, drg. Purwanti, mengungkapkan bahwa tren persalinan di PONED kini mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir.
“Dulu rata-rata hanya satu pasien per bulan. Sekarang sudah meningkat menjadi sekitar lima pasien per bulan,” ujarnya, Rabu (4/3).
Menurutnya peningkatan ini menjadi sinyal positif bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan persalinan di puskesmas mulai tumbuh. Apalagi, layanan PONED di Puskesmas Jaddih kini didukung fasilitas yang lebih memadai dan tenaga kesehatan lebih terlatih dalam menangani persalinan normal hingga kegawatdaruratan dasar pada ibu dan bayi.
Lebi menarik lagi, pelayanan persalinan di PONED Puskesmas Jaddih sudah dapat diakses secara gratis melalui program Universal Health Coverage (UHC) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan.
“Pelayanan persalinan di PONED kini gratis yang dicover BPJS Kesehatan dengan program UHC. Bahkan bayi yang lahir bisa langsung diuruskan akta kelahirannya,” jelas drg. Purwanti.
Meski demikian, drg. Purwanti mengakui bahwa layanan PONED di Puskesmas Jaddih masih membutuhkan promosi dan sosialisasi lebih luas agar masyarakat semakin memahami manfaatnya.
“Kami butuh dukungan semua pihak untuk sosialisasi. Karena tujuan PONED ini jelas, agar ibu melahirkan dengan aman, bayi sehat, dan angka kematian ibu dan bayi bisa ditekan,” pungkasnya.
Dikatakan juga, dengan keberadaan PONED di PKM Jaddih ini, tujuan besarnya adalah menekan angka kematian ibu dan bayi, mempercepat penanganan kegawatdaruratan persalinan, serta memastikan setiap ibu melahirkan di fasilitas kesehatan yang aman dan terpantau tenaga medis.
drg. Purwanti menghimbau kepada masyarakat sekitar tidak perlu ragu lagi. Fasilitas PONED telah memadai, tenaga medis siaga, biaya ditanggung melalui UHC, dan administrasi kelahiran bisa langsung diurus.
“Kami terus berbenah, baik dari segi pelayanan maupun fasilitas. Harapannya masyarakat tidak perlu jauh-jauh jika bisa ditangani di puskesmas,” jelasnya.





Komentar