
BANGKALAN. Angkatberita.id
Puskesmas Kota Bangkalan Kabupaten Bangkalan melaksanakan kegiatan Penyelidikan Epidemiologi (PE) Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jalan Letnan Abdullah, Kelurahan Kraton, RT 2 RW 7 sebagai tindak lanjut adanya kasus DBD atas laporan warga. Rabu, (7/1)
Kegiatan ini bertujuan untuk menelusuri kemungkinan adanya penderita baru serta memutus mata rantai penularan penyakit berbasis vektor nyamuk Aedes aegypti.
Kepala Puskesmas (Kapus) Kota Bangkalan dr Anastasia Mulyadi menjelaskan, dalam pelaksanaan PE, petugas kesehatan melakukan serangkaian langkah terpadu. Mulai dari pendataan dan pencarian warga yang berpotensi mengalami gejala DBD di sekitar lokasi pasien, hingga pemeriksaan jentik nyamuk di rumah-rumah warga.
“Penyelidikan epidemiologi ini dilakukan untuk memastikan apakah ada penderita DBD lain di sekitar pasien. Selain itu, kami juga lakukan pemeriksaan jentik sebagai indikator risiko penularan,” jelasnya paska kegiatan.
Selain upaya deteksi dini, petugas juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan memanfaatkan kembali barang bekas, ditambah langkah pencegahan lain seperti penggunaan larvasida dan menjaga kebersihan lingkungan.
Menurut Kapus Anastasia, fogging tidak dilakukan secara otomatis, melainkan berdasarkan hasil PE di lapangan. Tindakan pengasapan hanya dilaksanakan apabila ditemukan penderita atau tersangka DBD lain yang disertai dengan ditemukannya jentik nyamuk di lingkungan sekitar pasien.
“Fogging kami lakukan sebagai penanggulangan fokus. Artinya, pengasapan dilakukan di sekitar rumah pasien dan area yang dinilai berisiko, apabila hasil penyelidikan memang memenuhi kriteria,” tegasnya.
Kapus juga menekankan bahwa fogging bukan solusi utama, melainkan langkah tambahan untuk menekan populasi nyamuk dewasa. Upaya paling efektif dalam pencegahan DBD tetap bergantung pada peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan PSN 3M Plus secara berkelanjutan.
Puskesmas Kota Bangkalan mengimbau warga Kelurahan Kraton dan sekitarnya untuk segera melapor ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala demam tinggi mendadak, nyeri sendi, atau tanda-tanda lain yang mengarah pada DBD. Kewaspadaan dan kerja sama masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah meluasnya kasus DBD di wilayah Kota Bangkalan. (Robin)




Komentar