Ormas MADAS dan Warga Audensi ke Dinas Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja.

- Redaksi

Selasa, 18 Maret 2025 - 19:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan||ANGKAT BERITA -Ormas madura asli (MADAS) dan warga patemon selasa 18-03-2025 audensi ke dinas koperasi usaha kecil menengah dan tenaga kerja (diskop UKM).

Warga sangat menyayangkan adanya indikasi kuat pembiaran adanya temuan warga terkait PKL yang ada di area eks stasiun PJKA,dibuat ajang mabuk mabukan dan transaksi mesum.

Tentunya hal tersebut sangat membuat masyarakat pamekasan madura Jawa timur resah,lebih lebih warga sekitar yang merasakan dampak langsung perilaku perilaku yang di luar norma norma.

Segala upaya telah di lakukan,akan tetapi tidak di tindak secara serius oleh pihak pihak terkait dan terkesan tutup telinga tutup mata.

“,saya sebenarnya sangat jengkel melihat perkembangan di area eks stasion pjka,karna sangat meresahkan.

Dari tahun 2016 sampai sekarang 2025,hanya mediasi dan mediasi tanpa ada ketegasan pihak diskop dan pihak pihak yang terkait.

Baca Juga :  Proyek Rehabilitasi Ruang Perpustakaan SDN 1 Temiyang Diduga Tidak Sesuai RAB Dan Terindikasi Korupsi   

Kami hanya meminta ketegasan ke saudara Muttaqin selaku kepala dinas koperasi usaha kecil menengah dan tenaga kerja yang punya wewenang penuh menangani pkl yang nakal di area eks stasion PJKA.

Apakah harus ada gesekan dulu antara warga dan para PKL yang nakal tersebut baru akan ada tindakan,ini yang tidak kami inginkan makanya kami butuh tindakan nyata dari kepala diskop.

Perlu diketahui bahwa warga patemon menuntut dua tuntutan,yang pertama fungsi bangunan dikembalikan seperti semula,karna sekarang beralih fungsi menyerupai sekat sekat kamar.

Yang kedua data ulang kepemilikan karna ada indikasi tempat tersebut diperjual belikan,tentunya ini sudah melanggar aturan.

Baca Juga :  WPK Hadir Berikan Ruang Evaluasi terhadap Fenomena di Lingkungan Dinas Kesehatan Bangkalan

Kalo dari hari ini sampai satu minggu ke depan tidak ada kejelasan terkait tuntutan kami,maka terpaksa kami akan turun jalan melakukan aksi unjuk rasa ujar ribut Herwindo selaku ketua persatuan RT se kelurahan patemon.

Sedangkan Muttaqin kepala diskop ukm mengatakan”,saya sangat mengapresiasi kedatangan ormas MADAS dan warga,ini suatu bentuk kepedulian pada lingkungan agar tercipta ketertiban dan kenyamanan.

Akan kami koordinasikan hal tersebut,karna kami tidak bisa bertindak sendirian,karna disitu juga ada kewenangan satpol PP selaku penegak perda,dan juga ada kewenangan dishub,disperindag dan PU.

Insyaallah akan kami tindak lanjuti kemauan warga dan pastinya perbuatan perbuatan yang meresahkan di eks stasion PJKA akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku pungkasnya.

Berita Terkait

Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 
Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.
Al-Farlaky Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Timur, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Al-Farlaky Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Timur, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Berita Terbaru