MAYBART(ANGKAT BERITA) -Upaya pencarian sumber air sangat susah Desa Sembaro, Kecamatan Ayamaru Selatan Jaya, Kabupaten Maybrat, yang dilaporkan masyarakat sangat membutuhkan kepada pemerintah daerah dilakukan secara intensif. Selain pencarian oleh tim gabungan, warga juga melakukan ikhtiar spiritual melalui tradisi kearifan lokal pada Minggu (03/05/2026) siang.
Sekitar 20 warga Kampung Sembaro ikut dalam kegiatan tersebut dengan berjalan kaki mengelilingi kampung searah jarum jam. Dalam tradisi itu, warga membawa berbagai macam budaya yang mereka lakukan untuk memastikan sumber air tersebut.
Sepanjang perjalanan, warga berulang kali memanggil nama leluhur untuk meminta agar menunjukan sumber air tersebut dengan harapan suara mereka dapat menjadi penuntun agar segera kembali atau ditemukan. masyarakat setempat mengatakan tradisi tersebut merupakan kearifan lokal yang sudah lama dipercaya masyarakat ketika terjadi peristiwa mencari sumber air yang dianggap tidak wajar.
“Dari cerita orang-orang tua dulu, kalau sudah susah mendapatkan sumber air maka akan di lakukan ritual.
Menurut salah seorang warga kampung tersebut.
Di sisi lain, pencarian secara teknis juga terus dilakukan. Berdasarkan penelusuran masyarakat setempat.
Selain itu, pencarian juga difokuskan pada empat titik Operasi pencarian melibatkan masyarakat setempat.
“Semoga segera ditanggapi oleh pemerintah daerah dalam hal ini Dinas PU kabupaten Maybrat untuk segera menjawab kebutuhan masyarakat di kampung tersebut dan bisa di rasakan oleh masyarakat untuk menggunakan air dan dapat di manfaatkan menunjang kebutuhan bersama karena air adalah sumber kehidupan manusia.

Komentar