Aktivis GAP Bersama Istri “Botok” Hampiri KDM di Gedung KPK Jakarta

- Redaksi

Jumat, 12 Desember 2025 - 07:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, (ANGKAT BERITA) Gabungan Aktivis Pati (GAP) selama beberapa hari terakhir bertahan dan menginap di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka mendesak lembaga antirasuah segera menetapkan Bupati Pati, Sudewo, sebagai tersangka dalam dugaan keterlibatan korupsi DJKA.

Desakan ini menguat setelah juru bicara KPK sebelumnya menegaskan bahwa pengembalian uang yang dilakukan Sudewo tidak menghapus unsur pidana dalam kasus tersebut.

Pada Kamis pagi, (11/12/2025), sekitar pukul 10.00 WIB, terjadi momen berbeda ketika Kang Dedy Mulyadi (KDM) keluar dari Gedung KPK. Sejumlah aktivis GAP bersama istri “Botok”, aktivis yang kini ditahan polisi, langsung menghampiri KDM untuk meminta dukungan.

Baca Juga :  Hampir Sejuta Batang Rokok Ilegal Terbongkar, Bea Cukai Madura Masih Berkutat “Pendalaman”

Dengan penuh haru, istri Botok menyampaikan permohonannya

“Pak, tolong bantu bebaskan suami saya. Suami saya bukan pelaku kriminal, tetapi memperjuangkan hak-hak rakyat Pati yang ditindas kebijakan Bupati Sudewo, terutama terkait kenaikan pajak hingga 250% waktu itu,” Kamis (11/12).

Baca Juga :  Sudah PHO, Proyek Toilet SDN Kamuning 3 Masih Sisakan Dugaan Masalah Teknis

Mendengar hal tersebut, KDM terlihat tergerak dan langsung meminta data lengkap serta nomor kontak istri Botok. Ia juga mengungkapkan bahwa Botok pernah menghubunginya sebelum penahanan, namun kini nomor tersebut sudah tidak aktif karena disita penyidik.

Mury Ketua GAP menegaskan akan terus melanjutkan aksi mereka hingga KPK mengambil langkah tegas terhadap Sudewo dan meninjau kembali proses hukum terhadap Botok, yang mereka anggap hanya memperjuangkan kepentingan masyarakat. (Red)

Berita Terkait

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang

Berita Terbaru