RSUD Sumenep Jemput Bola ke SLB, Edukasi Kesehatan untuk Difabel Tak Lagi Sekadar Wacana

- Redaksi

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Seksi Informasi RSUD dr. H. Moh. Anwar Erfin Sukayati tengah saat menyampaikan,

Sumenep||angkatberita — Komitmen inklusivitas tak lagi berhenti di balik tembok rumah sakit. RSUD dr. H. Moh. Anwar benar-benar menjemput bola.

Fasilitas ramah difabel seperti jalur pemandu, akses kursi roda, hingga toilet khusus memang sudah tersedia.

Namun, langkah itu kini diperluas, turun langsung memberi penyuluhan kesehatan gratis kepada siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kecamatan Saronggi.

Program perdana Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) tahun 2026 itu disambut antusias para siswa dan guru.

Edukasi dikemas komunikatif dan mudah dipahami, menyesuaikan kebutuhan anak berkebutuhan khusus.

Bagi sekolah, kehadiran tenaga medis bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bentuk perhatian nyata terhadap kelompok rentan.

Baca Juga :  Antisipasi La Nina, Polres Bangkalan Perkuat Sinergitas Antar Lintas Sektor

Koordinator Tim PKRS, Vinda Sartika Basri, menegaskan kegiatan tersebut bukan agenda seremonial.

“Ini bagian dari strategi promotif dan preventif yang berkelanjutan. Kami ingin menanamkan kesadaran hidup sehat sejak dini, melakukan deteksi dini masalah kesehatan, serta memastikan setiap anak mendapat akses layanan kesehatan yang adil,” tegasnya.

Menurut dia, pendekatan langsung ke sekolah dinilai lebih efektif, nteraksi personal memudahkan penyampaian materi sekaligus membuka ruang konsultasi.

Dukungan guru dan orang tua diharapkan memperkuat penerapan pola hidup sehat dalam keseharian siswa.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar melalui Kepala Seksi Informasi, Erfin Sukayati, menambahkan kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial rumah sakit sebagai institusi pelayanan publik.

Baca Juga :  Warga Bangkalan Mengeluh Kendaraannya Tumbang Usai Isi BBM di SPBU

“Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan merata dan inklusif. Program ini akan terus berlanjut melalui kolaborasi Tim PKRS dan Seksi Rawat Jalan,” jelasnya.

Dalam penyuluhan kali ini, dokter spesialis mata Fardian Yedasukma, memberikan edukasi kesehatan mata dengan metode interaktif.

Materi disampaikan sederhana, disertai praktik ringan agar mudah dipahami siswa. Kepala Seksi Rawat Jalan, Fitri Dwi Cahyani, turut mendampingi sebagai fasilitator.

Langkah jemput bola tersebut menjadi pesan tegas: pelayanan kesehatan inklusif bukan hanya soal fasilitas fisik, tetapi juga keberpihakan nyata pada mereka yang kerap terpinggirkan.

Berita Terkait

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang

Berita Terbaru