BPJN Perbaiki Jalan Rusak Akibat Longsor di Lintas Pematang Tembeso.

- Redaksi

Jumat, 31 Mei 2024 - 07:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi||angkatberita.id,– Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Jambi sudah mulai mengerjakan dan memperbaiki jalan lintas Provinsi Jambi, Pematang Tembeso, yang rusak akibat tanah longsor yang terjadi beberapa hari lalu sehingga menghalangi jalur lalu lintas kedua daerah tersebut.

“Saat ini tim sudah dilokasi longsor daerah Sanggaran Agung atau lokasi tepatnya di Kecamatan Tungkal Ulu, Desa Pematang Tembeso,Kab,Tanjung Jabung Barat, untuk memperbaiki jalan lintas provinsi atau akses dari Kabupaten lintas Tungkal ulu-Pematang Tembeso dan sebaliknya, pada Jumat 31 Mei 2024, sekitar pukul 08.00 WIB dan sedang bekerja,” kata Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Diaz Shodiq, di Jambi Jumat.

Baca Juga :  Ironi PDAM Sampang: Bayar Mahal, Air Harus Disedot Pompa

Dia mengatakan tanah longsor terjadi akibat hujan deras pada beberapa hari lalu hingga kini diperbaiki yang mengakibatkan ruas jalan lintas batas Kabupaten Tanjung Jabung tepatnya di daerah Pematang Tembeso tertimbun material longsor dan mengakibatkan jalur transportasi darat terputus sementara ini.

Berdasarkan laporan dari tim di lapangan, kata dia, dengan lokasi ketinggian lereng atas 50 meter atau terletak pada STA 13+500 membuat tim agak kesulitan dalam mengerjakannya sehingga butuh waktu untuk bisa membuka akses jalan lintas tersebut.

“Bencana tanah longsor kali ini cukup besar dibandingkan sebelumnya, karena titiknya sama dengan lokasi longsor beberapa hari sebelumnya, namun kali ini material yang jatuh cukup banyak,” katanya.

Baca Juga :  Kodim 0211/Tapteng Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kota Sibolga dan Tapteng

Untuk penanganan di lokasi, lanjut dia, telah dimulai hari ini pada pukul 09.00 WIB telah dilakukan pembersihan longsor menggunakan alat ekskavator dan satu buldozer.

“Sampai pukul 11.00 WIB tadi material tanah longsor sudah ditangani, tetapi pergerakan tanah lereng atas masih terjadi sehingga masih harus bekerja ekstra dan targetnya jalan lintas itu bisa dilalui normal lancar pada hari ini,” kata Diaz.

Sementara itu, optimalisasi kerja terus dilakukan dengan bersumber dari APBD Tahun 2024, namun hingga kini belum rampung juga dikerjakan. (Roni)

Berita Terkait

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Berita Terbaru