Tingkatkan Nilai MCP, Pjs Bupati Tanjab Barat Kunjungi Sragen

- Redaksi

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 11:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KUALATUNGKAL||ANGKATBERITA.ID– Pjs Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), dr. H. Mhd Fery Kusnadi, Sp.OG, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sragen guna melakukan benchmarking dan mempelajari strategi yang diterapkan Pemkab Sragen dalam meningkatkan Monitoring Center for Prevention (MCP). Kamis (17/10).

Kehadiran Pjs Bupati Tanjabbar disambut oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen, dr. Hargiyanto, M.Kes, di Aula Rumah Dinas Bupati Sragen. Dalam sambutannya, Pjs Bupati Fery Kusnadi menjelaskan bahwa capaian MCP Tanjabbar dalam tiga tahun terakhir mengalami penurunan, dengan nilai 82 pada tahun 2021, 81 pada tahun 2022, dan 78 pada tahun 2023.

Baca Juga :  Satgas Yonif 123/Rajawali Gelar Karya Bhakti Jumat Bersih di Distrik Haju

“Mengingat target kami pada tahun 2024 adalah 85, maka kunjungan ini dilakukan untuk mempelajari teknik dan trik yang diterapkan oleh Pemkab Sragen, yang berhasil meraih MCP tertinggi secara nasional dengan nilai 90,” ungkapnya.

Pjs Bupati Fery Kusnadi juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Pemkab Sragen. “Kami sangat berterima kasih kepada Sekretaris Daerah Sragen dan jajaran yang telah menerima kami dengan baik,” tambahnya.

Baca Juga :  Razia dan Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas dalam Rangka Operasi Patuh Zebra Krakatau 2025 di Tulang Bawang

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen, dr. Hargiyanto, M.Kes, menyampaikan bahwa Sragen juga pernah menerima kunjungan serupa dari Kabupaten Malang untuk belajar terkait pencapaian MCP.

“Alhamdulillah, setelah kunjungan tersebut, Kabupaten Malang berhasil mencapai target MCP mereka. Saya berharap Kabupaten Tanjung Jabung Barat bisa mengikuti jejak yang sama,” tutupnya. (/*);;;;;;;

Berita Terkait

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Berita Terbaru