Rehab Berat SMPN 2 Bahorok Tanpa Plang Proyek, Diduga Layaknya Proyek Siluman

- Redaksi

Sabtu, 4 Januari 2025 - 19:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT / angkatberita.id – SMPN 2 Bahorok menerima bantuan rehabilitasi berat untuk lima ruang kelas berukuran 9 x 7 meter dan satu unit mushola berukuran 3 x 7 meter, namun berdasarkan pantauan tim angkatberita.id di lapangan sejak awal hingga tahap penyelesaian pada 3 Januari 2025, ditemukan sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Rehab Berat SMPN 2 Bahorok Tanpa Plang Proyek, Diduga Layaknya Proyek Siluman

Salah satu temuan mencolok adalah tidak adanya plang proyek yang seharusnya dipasang sebagai informasi kepada publik. Hal ini memunculkan dugaan bahwa proyek ini tidak transparan.

Baca Juga :  Sejarah Baru di Ujung Timur Madura, Polres Sumenep Resmi Jadi Polresta

Selain itu, ditemukan penggunaan bahan material yang tidak sesuai standar, seperti seng bekas pada rehabilitasi dua ruang kelas dan mushola, tinggi bangunan baru juga tidak sebanding dengan gedung lama, bahkan lebih rendah.

Parahnya lagi, kuda-kuda atap pada dua ruang kelas dan mushola menggunakan kayu bekas dari bangunan lama, padahal seharusnya menggunakan kayu baru.

Saat tim angkatberita.id mencoba mengkonfirmasi kepada kepala tukang berinisial (A), yang bertanggung jawab atas proyek ini, ia enggan memberikan keterangan, sikapnya terkesan menutupi informasi terkait proyek tersebut.

Baca Juga :  Kunjungan Kapolda Jatim ke Bangkalan, Tebar Semangat Baru dan Santuni Anak Yatim

Setelah didesak, (A) akhirnya menyebutkan bahwa pemborong proyek adalah seseorang bernama Bambang. Namun, ia menolak memberikan kontak atau informasi lebih lanjut tentang pemborong tersebut, semakin memperkuat dugaan bahwa proyek rehabilitasi berat SMPN 2 Bahorok ini seperti proyek siluman yang tidak transparan dan tidak sesuai dengan aturan.

(Redaksi)

Berita Terkait

BEJAT!!..LAKNAT!!..Ayah dan Kakak Kandung di Lamongan Tega Setubuhi Anak di Bawah Umur Sejak Kelas 4 SD
Kapolres Pasuruan Berikan Klarifikasi Pascainsiden Pengerusakan Oleh Kelompok Massa ke Mapolsek Sukorejo
Polres Bondowoso Temukan Jejak Penadahan Curanmor, Dua Tersangka Diamankan
Refleksi 13 Tahun Jawapes, Mengawal Fakta
Diduga SPBU 54.612.28 Krian Ugal-Ugalan Melayani Pengerit Pertalite
LBH BMN Kawal Dugaan Utang Piutang 500 Juta Warga Taman Sidoarjo 
Diduga Sebagai Pelaksana. Lukman, Memilih Bungkam Saat di Konfirmasi Proyek P3-TGAI Rp195 Juta
Jangan Gegabah! Bupati Fauzi Ingatkan Petani Soal Jebakan Cuaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:14 WIB

BEJAT!!..LAKNAT!!..Ayah dan Kakak Kandung di Lamongan Tega Setubuhi Anak di Bawah Umur Sejak Kelas 4 SD

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Kapolres Pasuruan Berikan Klarifikasi Pascainsiden Pengerusakan Oleh Kelompok Massa ke Mapolsek Sukorejo

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polres Bondowoso Temukan Jejak Penadahan Curanmor, Dua Tersangka Diamankan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Refleksi 13 Tahun Jawapes, Mengawal Fakta

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Diduga SPBU 54.612.28 Krian Ugal-Ugalan Melayani Pengerit Pertalite

Berita Terbaru

Peristiwa

Balita 4 Tahun Tenggelam di Kubangan Air Tembakau di Sampang

Kamis, 20 Agu 2026 - 12:15 WIB