
Aceh Timur / angkatberita.id – Hampir dua bulan pasca bencana banjir yang melanda wilayah Sumatera dan Aceh pada 26 November 2025, warga Gampong Blang Seunoeng, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, mengaku masih mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Kondisi ini dirasakan semakin berat menjelang bulan suci Ramadhan yang tinggal hitungan hari.
Kepala Dusun Peulalu, Amran, kepada media pada Rabu (21/01/2026) menyampaikan bahwa warga berharap adanya perhatian pemerintah, khususnya terkait penyediaan air bersih, fasilitas ibadah, serta hunian yang layak pasca banjir.
“Hampir dua bulan setelah banjir, warga kami masih mengalami keterbatasan air bersih. Untuk kebutuhan minum dan memasak, warga Dusun Peulalu terpaksa menggunakan air Sungai Peulalu yang kondisinya sedikit keruh. Kami khawatir hal ini dapat berdampak pada kesehatan masyarakat,” ujar Amran.
Ia menjelaskan bahwa warga berharap pemerintah dapat memberikan solusi konkret, salah satunya melalui pembangunan sumur bor.
“Kami sangat berharap pemerintah bisa membantu pembuatan sumur bor. Ramadhan sudah di depan mata dan air bersih sangat dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari dan ibadah,” katanya.
Menurut Amran, permasalahan yang dihadapi warga tidak hanya terbatas pada air bersih. Warga juga berharap adanya musala serta hunian yang lebih layak bagi masyarakat terdampak banjir.
“Selain air bersih, warga juga berharap adanya musala dan rumah hunian yang layak. Menjelang Ramadhan, warga mulai bertanya, shalat tarawih nanti dilaksanakan di mana,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan aspirasi warga yang berharap adanya perhatian langsung dari pemerintah daerah.
“Kami melihat melalui media sosial bahwa pemerintah daerah telah mengunjungi beberapa gampong terdampak banjir lainnya. Warga kami juga berharap suatu saat pemerintah dapat hadir langsung ke dusun kami untuk melihat kondisi sebenarnya,” ujarnya.
Amran menegaskan bahwa penyampaian tersebut merupakan aspirasi warga dan bukan bentuk menyalahkan pihak tertentu.
“Kami hanya ingin menyampaikan kondisi warga apa adanya dan berharap ada perhatian serta solusi dari pemerintah. Melalui media ini, kami berharap suara warga dapat tersampaikan,” pungkasnya.

Komentar