Aceh Timur – angkatberita.id – Meski harus menembus medan ekstrem yang dipenuhi lumpur dan jalur terjal, Medco E&P Malaka bersama komunitas trail IM-TRAX Aceh Timur serta warga Alue Ie Mirah, Kecamatan Indra Makmu, menyalurkan bantuan logistik untuk warga Gampong Sijudo dan Gampong Sah Raja yang terdampak banjir pada 26 November 2025. Rombongan relawan memilih jalur trail demi memastikan bantuan tiba di lokasi pengungsian yang sulit dijangkau.
Penyaluran bantuan berlangsung pada Minggu, 7 Desember 2025, dan disahkan langsung oleh sejumlah tim komunitas trail IM-TRAX Aceh Timur. Logistik yang dibawa terdiri dari kebutuhan dasar pengungsi yang hingga kini masih bertahan di sejumlah titik penampungan.
Salah satu anggota tim komunitas, Dalusi, menyampaikan apresiasinya kepada pihak yang telah mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut.
“Terima kasih kepada Medco E&P Malaka yang sudah membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Dan terima kasih juga kepada warga Alue Ie Mirah. Semoga apa yang kita berikan hari ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit seperti ini. Mohon maaf, ini yang mampu kami lakukan—semoga bermanfaat,” ujar Dalusi.
Geuchik Gampong Sah Raja, Sulaiman, yang hadir bersama Hamidan, Geuchik Gampong Sijudo, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu.
“Kami sangat berterima kasih kepada Medco E&P Malaka, tim IM-TRAX Aceh Timur, dan warga Alue Ie Mirah yang sudah membantu kami. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan ini,” kata keduanya kepada Angkatberita.id.
Meskipun bantuan telah mulai berdatangan, kedua geuchik itu mengeluhkan kondisi desa yang masih terisolasi. Mereka meminta pemerintah daerah untuk mencari solusi pemulihan akses listrik dan internet yang terputus sejak banjir melanda. Kondisi tersebut menyulitkan warga dan relawan untuk berkoordinasi maupun menyampaikan kebutuhan mendesak di lokasi pengungsian.
Pantauan Angkatberita.id menunjukkan bahwa akses menuju desa mulai terbuka, meski beberapa titik masih sulit dilalui. Jalur ke titik pengungsian di Dusun Sara Raja, Gampong Sah Raja, tidak dapat ditembus karena lumpur tebal yang menutupi badan jalan. Di pos pengungsian di SMP 4 Pante Bidari, beberapa warga tampak jatuh sakit, termasuk satu warga yang mengalami demam tinggi.
Di lokasi pengungsian, tim medis dari Puskesmas Indra Makmu yang dipimpin Kepala Puskesmas, Khairil Anwar, terlihat memberikan pelayanan kesehatan kepada warga.
Warga Gampong Sijudo dan Gampong Sah Raja menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang mereka terima. Bantuan tersebut dianggap sangat membantu mereka bertahan di tengah keterbatasan akses dan fasilitas pascabencana banjir.
Haris Nduru

Komentar