Sampang|angkatberita.id -Dua proyek pembangunan saluran drainase di Desa Baturasang Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, yang dibiayai dari Dana Desa tahap pertama dengan anggaran cukup signifikan, kini tengah menjadi sorotan publik. Proyek pertama, saluran drainase di Kampung Bungkak Barat, menghabiskan anggaran sebesar Rp 114.959.000, sementara proyek kedua di SDN Batorasang 1 menelan biaya Rp 89.104.100.
Namun, baru beberapa bulan selesai dikerjakan, kedua proyek tersebut disinyalir tidak memenuhi standar mutu yang diharapkan, ditandai dengan munculnya keretakan pada saluran drainase dari ujung ke ujung. Keretakan ini tidak hanya bersifat permukaan, tetapi sudah tembus ke dalam, menunjukkan adanya masalah dalam proses pembangunan yang mungkin tidak dilalui sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Para warga setempat merasa kecewa dengan kondisi ini dan mempertanyakan kualitas pekerjaan yang dilakukan. Banyak di antara mereka yang khawatir bahwa pelaksana proyek, yang diketahui bernama Abdul Basir, lebih mementingkan keuntungan pribadi ketimbang mutu pekerjaan yang seharusnya diberikan kepada masyarakat.
Ketika dikonfirmasi mengenai keretakan yang terjadi, Abdul Basir menyatakan, “Keretakan itu sudah biasa, mungkin dari faktor cuaca, Kalau hancur berdebu itu mungkin lain lagi, berarti kurang semennya. Orang membuat rumah juga ada yang retak kok.” Ungkap Abdul Basir melalui watsap
Pernyataan ini menimbulkan pertanyaan lebih lanjut tentang tanggung jawab pelaksana proyek dalam menjamin kualitas dan ketahanan saluran drainase yang dibangun.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga, terutama mengingat pentingnya saluran drainase yang baik untuk mencegah banjir dan masalah lingkungan lainnya. Masyarakat berharap ada penanganan segera dari pihak berwenang untuk menindaklanjuti temuan ini dan memastikan bahwa proyek-proyek yang dibiayai oleh anggaran negara benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Dinas terkait diharapkan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kedua proyek ini, serta mengambil langkah tegas jika terbukti terdapat pelanggaran dalam pelaksanaan pekerjaan. Transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran publik sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat..








Komentar