Sampang, Jawa Timur||angkatberita.id- Sebuah video yang memperlihatkan ruang kelas kosong di SDN Pajeruan 4, Kabupaten Sampang, tengah viral di media sosial. Jum’at (09/08/24)
Dalam video tersebut, terlihat jelas bahwa pada saat jam pelajaran berlangsung, tidak ada satu pun murid atau guru yang berada di ruangan. Video ini memicu berbagai tanggapan dan kritik tajam dari masyarakat serta pengamat pendidikan, sebelumnya sudah diberitakan terkait Dugaan Kepala sekolah SDN Pajeruan 4 sering tidak masuk Kantor Setelah dilantik Menjadi PJ Kades Komis
Kekosongan ruang kelas ini mencerminkan masalah serius yang sedang melanda dunia pendidikan di Kabupaten Sampang. Beberapa sumber menyebutkan bahwa kondisi ini bukanlah kejadian yang terisolasi, melainkan gambaran umum dari kurangnya perhatian terhadap pendidikan di daerah tersebut.
Para orang tua murid dan tokoh masyarakat setempat mengecam keras kejadian ini. Mereka menilai bahwa pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang telah lalai dalam menjalankan tugas mereka untuk memastikan proses belajar mengajar berjalan dengan baik. “Ini adalah bukti nyata bahwa ada yang salah dalam sistem pendidikan kita. Bagaimana bisa kita berharap anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak jika bahkan di sekolah mereka tidak ada guru yang mengajar?” ujar SL, salah satu orang tua murid dengan nada penuh keprihatinan.
Pengamat pendidikan, Agus Sugito, menambahkan, “Video ini seharusnya menjadi alarm bagi semua pihak yang terkait dengan pendidikan di Kabupaten Sampang. Pemerintah daerah harus segera mengambil tindakan tegas untuk memperbaiki kondisi ini. Jika tidak, masa depan anak-anak kita yang akan menjadi taruhannya.” Ujar Agus
Hingga saat ini, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang memilih untuk bungkam dan tidak menanggapi pertanyaan media terkait insiden tersebut. Ketidakjelasan sikap dari pihak yang bertanggung jawab ini menambah kekecewaan masyarakat terhadap sistem pendidikan di wilayah tersebut.
Mat Solar, Ketua KPK RI Kabupaten Sampang menyatakan, Kejadian ini harus menjadi momentum bagi semua pihak untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendidikan di Kabupaten Khususnya di SDN Pajeruan 4, Mulai dari manajemen sekolah, kehadiran guru, hingga keterlibatan pemerintah daerah dalam memastikan setiap anak mendapatkan hak mereka untuk pendidikan yang layak.
Tidak cukup hanya dengan pernyataan dan janji-janji perbaikan. Dibutuhkan tindakan nyata yang berkelanjutan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Masa depan generasi penerus bangsa ada di tangan kita semua, dan pendidikan adalah kunci utama untuk mewujudkannya.








Komentar