Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan

- Redaksi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MURATARA (ANGKAT BERITA) Pihak Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Karang Anyar, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), menanggapi isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait dugaan transaksi BBM bersubsidi yang disebut tidak dilakukan oleh pemilik barcode.

Menanggapi hal tersebut, pihak SPBU menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memastikan proses penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Adhy, selaku pihak SPBU Karang Anyar,saat ditemui di tempat kerjanya pada Kamis 13 Agustus 2026 menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan pelayanan selama ini masih terdapat kekurangan yang dirasakan pelanggan.

Baca Juga :  Terkuak, Sebuah Gudang di Bangkalan Diduga Kuat Dijadikan Produksi Rokok Ilegal.

“Kami mohon maaf apabila selama ini masih ada kekurangan dalam pelayanan kepada masyarakat. Setiap kritik dan masukan tentu akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk melakukan perbaikan ke depannya,” ujar Adhy.

Menurutnya, pihak SPBU terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat. Kritik yang disampaikan pelanggan maupun masyarakat akan dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Pihak SPBU juga menegaskan pentingnya keterbukaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam proses penyaluran BBM bersubsidi yang menjadi perhatian publik.

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat dan Bunda PAUD Hj. Fadhilah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Anak Suku Duano di PAUD Husnul Khatimah

Adhy berharap, adanya komunikasi dan masukan dari masyarakat dapat membantu pihak SPBU melakukan pembenahan sehingga pelayanan kepada pelanggan dapat berjalan lebih baik, transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Respons pihak SPBU tersebut dinilai sebagai bentuk keterbukaan dalam menyikapi isu yang berkembang sekaligus menunjukkan komitmen untuk terus melakukan evaluasi terhadap pelayanan penyaluran BBM bersubsidi di SPBU Karang Anyar.

Jurnalis : Wancik

Berita Terkait

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Rawas, Ditemukan Meninggal Dunia
Manajemen SPBU 54.612.08 Diduga Tak Responsif, Aktivitas Pengisian Berulang Disebut Berlanjut dengan Pola Jam Berubah
Marak Dugaan Perjudian di Desa Kalibendo, Warga Pasirian Desak Polres Lumajang Tindak Tegas Penyelenggara
Ketika Dunia Baru Menoleh, Aisyah Telah Pergi.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Rawas, Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru