
Bangkalan.angkatberita.id
Upaya penanganan kerusakan tiga titik jembatan di Desa Tanah Merah Dajah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan mulai menunjukkan progres. Meski masih berada pada tahap administrasi teknis, komunikasi antara pihak kecamatan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bangkalan berlangsung intens menyusul laporan warga yang khawatir kondisi jembatan makin memburuk.
Camat Tanah Merah, Heri Arifin, langsung merespons laporan tersebut. Ia memastikan bahwa persoalan ini sudah menjadi perhatian pemerintah kecamatan.
“Besok saya komunikasikan dengan Pak Kadis,” ujarnya pada 16 November 2025.
Harapan agar perbaikan segera dilakukan juga disampaikan jurnalis lapangan, Anam. Ia meminta agar Bupati Bangkalan memberi perhatian khusus mengingat tiga jembatan ini merupakan akses vital warga.
Kepala Dinas PUPR Bangkalan, Rizal Mardiansyah, memberikan penjelasan lebih detail. PUPR saat ini masih menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) berdasarkan hasil monitoring dan verifikasi lapangan.
“Masih dalam proses perhitungan RAB,” katanya.
Ia menambahkan bahwa penanganan tiga jembatan ini turut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan karena berkaitan dengan potensi risiko bencana.
“Kami masih proses sama BPBD,” terangnya.
Langkah berikutnya, kata Rizal, adalah mengajukan usulan penanganan langsung ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar mendapatkan dukungan anggaran dari pusat dan mempercepat perbaikannya.
“Kami coba usulkan ke BNPB agar bisa ada penanganan langsung,” ujarnya.
Meski proses administrasi masih berjalan, rangkaian koordinasi kecamatan, PUPR, BPBD, dan rencana usulan ke BNPB menunjukkan bahwa penanganan kerusakan tiga jembatan ini telah masuk jalur formal pemerintah.
Berita lanjutan akan dipublikasikan setelah draf teknis dan skema anggaran selesai disusun oleh PUPR Bangkalan.








Komentar