Ngebor Air, Warga Klampis Dikejutkan Munculnya Cairan Diduga Minyak Bumi

- Redaksi

Minggu, 11 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan. Angkatberita.id

Upaya mencari sumber air bersih justru berujung temuan tak biasa. H. Mahmud, warga Desa Nyaksagen, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, mengaku mendapati cairan berbau menyengat yang diduga minyak bumi saat melakukan pengeboran sumur di halaman rumahnya.

H. Mahmud menuturkan, pengeboran tersebut awalnya dilakukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang selama ini sulit didapat, terutama saat musim kemarau. Proses pengeboran berlangsung sekitar 12 hari hingga mencapai kedalaman kurang lebih 105 meter.

“Awalnya yang keluar memang air. Tapi setelah itu muncul cairan lain, baunya seperti minyak dan warnanya agak kebiru-biruan, mirip pertalite,” ujar H. Mahmud saat ditemui di kediamannya, Minggu (11/1).

Baca Juga :  RS Anna Medika Tegaskan Tidak Ada Penolakan Pasien, Manajemen Akui Terjadi Miskomunikasi

Fenomena tersebut membuat H. Mahmud menghentikan sementara aktivitas pengeboran. Ia kemudian berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat agar temuan itu ditindaklanjuti secara resmi dan tidak menimbulkan risiko bagi warga sekitar.

Menurut pengakuannya, sejumlah pihak dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan telah turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan langsung. Bahkan, sampel cairan yang keluar dari sumur tersebut telah diambil untuk diuji di laboratorium guna memastikan kandungan dan keamanannya.

“Saya sudah menyampaikan ini kepala desa, DPR setempat, camat, sampai pihak kabupaten. Saya serahkan sepenuhnya bagaimana langkah terbaiknya,” imbuhnya.

H. Mahmud berharap, apabila hasil uji laboratorium membuktikan bahwa cairan tersebut benar mengandung minyak bumi dan berpotensi dikelola, pemerintah daerah dapat mengambil peran secara maksimal dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.

Baca Juga :  Polres Bangkalan Tegaskan Temuan Janin di Tanah Merah Bukan Janin Manusia

Ia juga menyampaikan harapan adanya kompensasi sosial bagi warga sekitar apabila eksplorasi atau pengelolaan dilakukan. Kompensasi tersebut diharapkan dapat berupa perbaikan infrastruktur dasar dan fasilitas umum.

“Kalau memang ini rezeki dan bisa dikelola, saya hanya minta jalan di sini diperbaiki, air bersih difasilitasi, serta mushola dan madrasah yang ada bisa direnovasi. Biar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Hingga berita ini beredar, hasil uji laboratorium terhadap cairan tersebut masih menunggu kepastian resmi dari pihak berwenang.

Follow WhatsApp Channel www.angkatberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih
Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal
Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Kata Kasat Lantas Sumenep Soal Pemutihan Pajak 2026 di RRI
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih

Berita Terbaru