Abaikan Shop Drawing, Pekerjaan Saluran Irigasi P3-TGAI di Gulbung Disorot, Akrom Bantah Terlibat

- Redaksi

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG (ANGKAT BERITA) – Pekerjaan saluran irigasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Dusun Asem Raya, Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, menuai sorotan. Kamis (16/07)

Proyek yang dilaksanakan P3A Rabasan Indah dengan anggaran APBN Tahun 2026 sebesar Rp195 juta itu diduga tidak dikerjakan sesuai shop drawing, terutama pada bagian pondasi.

Berdasarkan dokumen gambar teknis yang diperoleh Angkat Berita, pondasi pasangan batu harus memiliki kedalaman 0,30 meter (30 sentimeter). Namun, hasil penelusuran di lapangan menunjukkan dugaan pelaksanaan yang tidak seragam, pada beberapa titik terlihat dilakukan penggalian pondasi, sedangkan di titik lainnya pasangan batu diduga langsung dipasang tanpa galian pondasi sebagaimana dipersyaratkan dalam gambar kerja.

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat Kunker ke Dirjen Perumahan, Perjuangkan Tambahan Program Bedah Rumah dan Rumah Khusus

Perbedaan pelaksanaan tersebut memunculkan dugaan bahwa pekerjaan tidak sepenuhnya mengacu pada shop drawing, padahal, pondasi merupakan bagian penting yang berfungsi menopang konstruksi pasangan batu agar tetap stabil dan memiliki daya tahan sesuai umur rencana bangunan.

Saat dikonfirmasi terkait pekerjaan tersebut, Akrom membantah bahwa proyek tersebut merupakan tanggung jawabnya.

 “Itu bukan proyek saya,” ujarnya singkat.

Bantahan tersebut belum menjawab siapa pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan di lapangan, hingga berita ini diterbitkan, pengurus P3A Rabasan Indah maupun pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan pondasi dengan gambar teknis.

Baca Juga :  Polres Sumenep Tampilkan Wajah Humanis, Satlantas Ajak Masyarakat di Kantor BPKB Dengarkan Tausiah Jumat

Atas temuan tersebut, masyarakat meminta BBWS Brantas segera melakukan pemeriksaan teknis di lapangan dengan mengukur langsung kedalaman pondasi pada setiap segmen pekerjaan. 

Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk memastikan apakah pelaksanaan benar-benar telah memenuhi spesifikasi teknis sebagaimana tercantum dalam shop drawing, sekaligus menjamin kualitas bangunan dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara. 

Jika ditemukan adanya penyimpangan, pihak berwenang diharapkan mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku.

Berita Terkait

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih
Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal

Berita Terbaru