Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 

- Redaksi

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG (ANGKAT BERITA) Kualitas sejumlah proyek infrastruktur yang bersumber dari pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Sampang kembali menjadi sorotan tajam, alih-alih menjadi simbol pembangunan, berbagai pekerjaan justru diduga Kacau hingga bermasalah dari Fakta yang ada proses pengerjaan baru selesai retakan sudah muncul di permukaan. Senin (17/08)

Temuan itu muncul pada beberapa titik pekerjaan, dan menjadi perbincangan Warga di lapangan juga tak kalah ramainya di media sosial, di antaranya di Kelurahan Gunung Sekar, Rajawali Baru, Jalan Aji Gunung, dan Jalan Pramuka.

Pemerhati Kebijakan Publik, Agus Sugito, menilai kondisi ini bukan sekedar persoalan teknis biasa, melainkan indikasi adanya masalah serius dalam rantai perencanaan, pengawasan hingga Pelaksanaan proyek.

“Banyak proyek hasil Pokir, belum berapa hari dikerjakan sudah retak, ini bukan hal sepele, ada yang harus dibuka, mulai dari perencanaannya, pengawasan hingga Pelaksaannya,” kata Agus.

Baca Juga :  Penghargaan Berbasis Angka, Bukan Dampak, Karang Penang Oloh Disorot Warga dan Aktivis

Ia menegaskan, tanggung jawab tidak bisa berhenti di pelaksana proyek semata, dinas teknis, dalam hal ini OPD terkait, dinilai wajib memberikan penjelasan terbuka terkait standar pengawasan yang diterapkan, di sisi lain, DPRD juga tidak bisa lepas tangan atas proyek yang lahir dari usulan mereka sendiri.

“DPRD memang bukan pelaksana teknis, tapi ketika proyek yang mereka dorong lewat Pokir bermasalah, tidak bisa diam, harus ada pertanyaan serius ke OPD apakah sesuai spesifikasi, bagaimana kontrol di lapangan,” ujarnya.

Agus juga menyoroti potensi inkonsistensi sikap DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan.

“Selama ini ketika proyek di luar Pokir bermasalah, respon DPRD cepat dan keras, tapi ketika menyangkut proyek sendiri, publik melihatnya berbeda, ini yang jadi pertanyaan,” katanya.

Ia menekankan, DPRD tidak boleh berhenti pada tahap mengamankan anggaran dalam APBD, tetapi juga harus memastikan kualitas output pembangunan yang dibiayai uang rakyat.

Baca Juga :  Bupati Tanjung Jabung Barat Safari Jumat di Masjid Nurul Yaqin Desa Rawa Medang

“Jangan tajam ke luar, tapi tumpul ke dalam, standar pengawasan harus sama, siapa pun pelaksana atau pengusulnya,” tegas Agus.

Lebih jauh, ia meminta DPRD membuka secara detail spesifikasi teknis proyek, mulai dari mutu beton, volume pekerjaan, metode pelaksanaan, hingga mekanisme pengawasan di lapangan yang diduga tidak berjalan optimal.

“Ini bukan uang pribadi anggota dewan, setelah masuk APBD, itu uang rakyat, kalau baru dikerjakan sudah retak, wajar publik mempertanyakan,” ujarnya.

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sampang yang dikonfirmasi terkait temuan ini belum memberikan tanggapan resmi hingga berita ini dirilis.

Kini masyarakat mempertanyakan apakah lembaga legislatif akan benar-benar menggunakan fungsi pengawasannya untuk mengaudit kualitas seluruh proyek Pokir ini, atau kembali membiarkan persoalan infrastruktur ini hilang di tengah jalan tanpa kejelasan. (AB/Red)

Berita Terkait

Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.
Al-Farlaky Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Timur, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan
Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Orasi Memanas, Formatur Tuding Kasi Pidsus Kejari Pamekasan “Goblok” dan “Bangsat”
Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Al-Farlaky Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Timur, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:49 WIB

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Berita Terbaru