Pengelolaan Dana BOS di SDN Dharma Tanjung 1 Amburadul

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG (ANGKAT BERITA) Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sejatinya dirancang untuk menjadi tulang punggung operasional pendidikan dasar dan menengah di Indonesia. Sayangnya, harapan itu belum sepenuhnya terwujud. Hasil terbaru dari Survei lapangan di SDN DHARMA TANJUNG 1, SATGAB TKN-BASUPATI melakukan uji petik dan mendapati dugaan penyalahgunaan dana BOS.

Lebih dari sekadar angka, temuan ini mencerminkan masih rapuhnya integritas dalam sistem pendidikan nasional. Modus dugaan penyelewengan pun beragam mulai dari pemotongan dana PIP hingga praktik nepotisme dan laporan fiktif.

“Angka-angka ini menunjukkan bahwa masih ada pekerjaan besar dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang bersih. Padahal, dana BOS adalah instrumen penting yang mendukung program wajib belajar 12 tahun, untuk pemerataan layanan pendidikan. Kalau ini disalahgunakan, yang dirugikan adalah peserta didik,” tegas Ketua Umum TKN, H.Mino

Modus Korupsi di Dunia Pendidikan: Dari Potongan Dana PIP hingga Manipulasi Dokumen

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat Serahkan LKPD 2025, Tegaskan Komitmen Tata Kelola Transparan dan Akuntabel

Data menunjukkan bahwa dugaan penyimpangan dana BOS pada sekolah tersebut bukan hanya pada pengadaan barang dan jasa,namun jugak diduga melakukan penggelembungan biaya. Bahkan, pelanggaran seperti laporan fiktif dan manipulasi dokumen mengingat keadaan sekolah nampak kumuh dan lusuh disebabkan tembok yg mengelupas dan plafon yang ambrol dimana tidak sesui dengan anggaran pada SARPRAS setiap tahunnya.

H.Mino menekankan bahwa integritas pendidikan tidak cukup hanya diajarkan kepada siswa, tetapi harus menjadi bagian dari sistem itu sendiri. “Pendidikan antikorupsi bukan semata soal membentuk karakter murid, tapi juga memastikan sistemnya bersih dan tidak memberi ruang pada praktik curang,” ujarnya. Jumat (01/05)

Jika dibandingkan dengan data tahun sebelumnya, memang terdapat sedikit perbedaan, namun sangat tipis..

“Ini menjadi ironi, mengingat pendidikan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional seharusnya berfungsi membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat, dan bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang berakhlak mulia serta warga negara yang bertanggung jawab,” tambah H.Mino.

Baca Juga :  SPPG Alas Rajah Luncurkan Program M B G, Kolaborasi Pemerintah dan Yayasan untuk Penguatan Gizi Masyarakat

Sementara itu Ketua Umum BASUPATI, menyayangkan sikap kepala sekolah yang dinilai tidak koperatif, karena berupaya menghindar meskipun surat pengantar uji petik di layangkan dari jauh-jauh hari.

“Askur, kami menduga kepala sekolah sengaja menghindar karena tidak akan mampu membuktikan atau menjelaskan dugaan penyimpangan kepada kami,pungkas askur.”

Saat awak media menghubungi kepala sekolah via WhatsApp (WA) untuk konfirmasi guna mendapatkan berita berimbang, hal tersebut merupakan bagian dari upaya menaati Kode Etik Jurnalistik, namun alih-alih mendapat jawaban pihak sekolah justru mangajak ngopi awak media.

“sudahlah mas datang saja ke sekolah, kita ngopi duduk bareng, kita rembuk bersama”

jawab Kepala sekolah SDN Dharma Tanjung 1.

Berita Terkait

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang

Berita Terbaru