SAMPANG||ANGKATBERITA.ID -Anggota DPRD Jawa timur, Aliyadi Mustofa dari fraksi PKB memberikan ucapan selamatnya kepada para Calon Legislatif (Caleg) yang terpilih disemua Daerah Pilihan (Dapil) baik incumbent maupun Caleg baru.
“Semua adalah anugerah Allah SWT, semoga dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat seluas-luasnya,” ucap Aliyadi pada Sabtu (09/3/2024).
Ia juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada masyarakat, khususnya yang berada di Dapil XIV.
“Alhamdulillah Acara rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi sudah selesai dan Alhamdulillah saya dinyatakan tidak lolos, Saya pribadi juga mengucapkan ribuan terima kasih kepada masyarakat Serta Tim AMB atas kerja kerasnya selama ini, tapi yakinlah bahwa semua keputusan ini merupakan keputusan Allah SWT yang terbaik, karena tidak ada keputusan yang bisa mengintervensi keputusan Allah SWT” tuturnya.
Anggota Dprd yang Masih Aktif sampai bulan Agustus ini juga menyampaikan bahwasannya pemilu di tahun 2024 ini merupakan pemilu paling tidak berkualitas paling brutal sepanjang sejarah, sebagaimana kita tahu H plus tiga suara saya yang masuk sekitar 180 ribu, namun demikian, karena pemungutan suara itu terjadi pada tanggal 14 februari sampai hari ini tanggal 9 Maret itu kan terjadi pemungutan suara, artinya sudah terjadi saling pungut satu sama lain, suara caleg sesama di pungut sesama caleg, internal maupun eksternal, sehingga hari ini suara saya tersisa152 ribu, dan itupun belum bisa menjadi kursi, oleh karena itu dinamika itu merupakan suatu pelajaran bagi kita semua, dan segala kecurangan dan pelanggaran sudah kita laporkan ke Bawaslu provinsi tanggal 7 Maret kemaren, namun sampai saat ini belum ada klarifikasi lanjutan dari pihak Bawaslu provinsi.
“Tetapi saya bangga masyarakat memilih saya tanpa politik uang, tanpa amplop, tanpa sogokan, murni mendukung untuk melanjutkan praktik baik.
Mudah-mudahan suara yang diberikan tidak sia-sia, karena yang akan menggantikan saya nanti jauh lebih peduli, lebih perhatian dengan Dapil dan memiliki program unggulan,” terangnya.
Aliyadi juga mengucapkan permohonan maafnya karena tidak bisa melanjutkan program Program yang sudah ia canangkan.
“Mohon maaf tidak bisa melanjutkan praktik baik karena hasil perhitungan suara saya di bawah partai lain, tetapi kebanggaan untuk saya pribadi kinerja tetap mendapatkan tempat dihati masyarakat, mengalahkan gempuran money politik, sekali lagi mohon maaf dan terima kasih sudah memilih saya, walau hasil pleno suara saya belum bisa unggul, jangan kecewa karena rencana Allah SWT sudah pasti yang terbaik untuk hambanya,” pungkasnya.








Komentar