Pengerasan Jalan Sawah Dengan Dana Rp 367 Juta Lebih Di Desa Rawa Medang Asal Jadi

- Redaksi

Jumat, 24 Mei 2024 - 08:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBAR||ANGKATBERITA.ID – Pemerintah Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi bangun pengerasan jalan Sawah asal jadi.

Pasalnya pembangunan pengerasan jalan Sawah asal jadi tersebut dapat dilihat dari pengerjaan dilokasi. Pada Jumat (24/5/2024)

Terpantau beberapa orang warga Desa Rawa Medang melakukan penyerakan batu atas pembangunan pengerasan jalan Sawah ini.

Pembangunan pengerasan jalan Sawah oleh pemerintah Desa Rawa Medang terpantau tidak menggunakan alat berat, hanya menggunakan tenaga manual. Akibatnya jalan yang dibangun pengerasan yang menggunakan dana desa (DD) Rp 367 juta lebih terlihat asal jadi

Baca Juga :  Satgas Kodim 0821 Lumajang Perkuat Distribusi Logistik, Pastikan Bantuan Tersalurkan Tepat Sasaran untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru

Dana pantastis, pembangunan jalan asal jadi, diduga disengaja oleh pemdes Rawa Medang guna mendapatkan keuntungan pribadi dari dana desa.

Diketahui pembangunan pengerasan jalan Sawah dengan volume panjang 1700 M, lebar 3 meter dan panjang 0,15 M dengan anggaran Dana Desa (DD) Rp 367. 276. 140.

Baca Juga :  DPD PPNI Indramayu Gelar Peringatan HPI dan HUT PPNI ke 51 Dengan Tema "Perawat Kuat, Sinergi Membangun Bangsa"

Sementara itu kepala Desa Rawa Medang belum berhasil dijumpai meskipun beberapa kali tim media Investigasi ini ke kantor Desa.

Kepada Camat Batang Asam agar memberikan pembinaan kepada Pemerintah Desa Rawa Medang agar pembangunan dari dana desa benar-benar dikerjakan sesuai juknis dan dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk jangka panjang.

Berita Terkait

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Berita Terbaru