Sungguh Miris BRI Cabang Sampang Dihadapkan Polemik di (HPN) Hari Pelanggan Nasional.

- Redaksi

Kamis, 5 September 2024 - 13:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang||angkatberita.id – Hari Pelanggan Nasional yang seharusnya menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara perusahaan dengan pelanggan, diwarnai polemik di BRI Cabang Sampang. Kamis 05/09/2024

Bank yang biasanya sibuk melayani nasabah justru menghadapi kritikan tajam terkait kelalaian manajemen yang mengakibatkan kerugian bagi salah satu karyawannya.

Permasalahan bermula ketika seorang karyawan di BRI Cabang Sampang, yang masa kontraknya tidak diperpanjang bulan lalu, mendapati bahwa hak-haknya tidak dipenuhi oleh pihak bank, karyawan tersebut tidak hanya kehilangan perpanjangan kontrak, tetapi juga tidak mendapatkan penyelesaian yang layak terkait hak-hak yang seharusnya diberikan selama masa kerjanya, situasi ini semakin rumit dengan adanya dugaan bahwa proses pemberhentian tersebut melanggar aturan ketenagakerjaan yang berlaku.

Menurut informasi yang dihimpun oleh Tim GASS (Gerakan Aktivis Sosial Sampang), BRI Sampang dinilai lalai dalam menuntaskan kewajiban kepada karyawan tersebut, meski sudah ada upaya dari pihak karyawan dan tim aktivis untuk menuntut kejelasan, namun tanggapan dari BRI Sampang dinilai sangat tidak memadai.

“Iwan, salah satu pejabat yang berwenang di BRI Sampang, ketika dikonfirmasi oleh media ini melalui pesan WhatsApp, tidak memberikan respons apa pun, upaya kami untuk mendapatkan jawaban atas permasalahan ini seolah diabaikan,” kata Moh Holil, perwakilan dari GASS.

Keluhan tersebut semakin diperparah oleh fakta bahwa hingga saat ini, BRI Sampang belum memberikan keterangan resmi terkait polemik yang berkembang.

Baca Juga :  Notula Resmi Terbit, GASI Tantang Bea Cukai Wujudkan Janji Penindakan

GASS sebelumnya telah mengirimkan surat resmi ke pihak manajemen BRI Cabang Sampang untuk meminta klarifikasi terkait penghentian magang dan hak-hak yang belum dipenuhi oleh pihak bank. Namun, surat tersebut belum mendapatkan balasan yang memuaskan. Akibat kurangnya respons dari manajemen BRI Sampang, masalah ini akan dibawa ke BRI Regional Office Jawa Timur dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendapatkan penyelesaian yang lebih tinggi.

“Kami sangat kecewa dengan sikap pihak BRI Sampang yang seolah-olah mengabaikan hak karyawan. Kami akan terus memperjuangkan hak-hak karyawan yang telah dirugikan oleh keputusan sepihak ini. Tidak seharusnya BRI, sebagai bank besar, memperlakukan karyawannya dengan cara seperti ini,” tegas Holil.

Ketika media ini mencoba menghubungi Iwan melalui WhatsApp untuk meminta klarifikasi lebih lanjut, tidak ada tanggapan yang diberikan. Pesan yang dikirimkan tidak direspons, dan upaya untuk mengadakan pertemuan resmi pun tidak mendapatkan tanggapan positif. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa pihak BRI Sampang mungkin sedang menghindari publikasi negatif yang berkembang akibat kelalaian ini.

Sementara itu, pihak BRI Sampang melalui SPO-nya, Iwan, sebelumnya sempat menyatakan bahwa penundaan audiensi disebabkan oleh adanya jadwal manajerial lain yang lebih prioritas. Namun, pernyataan ini dianggap sebagai alasan yang tidak dapat diterima oleh pihak GASS dan karyawan yang bersangkutan. Mereka menilai bahwa masalah ini seharusnya menjadi perhatian serius dan tidak boleh diabaikan begitu saja.

Baca Juga :  Baru Sebentar Sudah Rusak! Proyek Pengaspalan di Desa Langsar Diduga Asal Jadi, Warga Geram!

“Kami ingin mendengar penjelasan yang lebih konkret terkait aturan magang dan alasan kenapa hak-hak karyawan tersebut tidak dipenuhi. Namun hingga saat ini, BRI Sampang masih bungkam. Ini jelas bukan contoh baik dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional, di mana semestinya bank mengutamakan transparansi dan tanggung jawab,” tambah Holil.

Kasus ini kini menjadi perhatian luas, tidak hanya di kalangan aktivis sosial, tetapi juga masyarakat umum yang melihat adanya ketidakadilan dalam penanganan karyawan di BRI Sampang. Sebagai institusi besar yang memiliki tanggung jawab sosial dan profesional, diharapkan BRI Cabang Sampang segera memberikan klarifikasi resmi dan menyelesaikan masalah ini secara transparan.

Polemik ini bukan hanya tentang satu karyawan yang dirugikan, tetapi juga menyangkut reputasi BRI sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia. Keheningan dari pihak manajemen BRI Sampang dalam merespons keluhan ini hanya memperburuk situasi dan menimbulkan ketidakpercayaan dari masyarakat.

“Jika masalah ini tidak segera diselesaikan, bukan tidak mungkin akan ada gelombang protes lebih besar yang menuntut keadilan bagi karyawan. Kita semua berharap BRI bisa lebih peka dan tanggap terhadap isu ini,” pungkas Holil.

Di tengah peringatan Hari Pelanggan Nasional, polemik ini menjadi ironi tersendiri bagi BRI Cabang Sampang, yang diharapkan bisa menjaga relasi tidak hanya dengan nasabah, tetapi juga dengan para karyawan yang merupakan bagian penting dari keberlangsungan layanan bank.

Berita Terkait

Viral,,,,Polisi Periksa Gudang Dugaan Pengaplosan LPG 3kg Ternyata Omon_Omon
Tasyakuran HUT RI Ke-81: Tojo Kidul Mengukir Syukur Untuk Bangsa
Semarak HUT RI ke-81, SDN 1 Temuguruh Sempu Gelar Karnaval Adat Penuh Warna
Dari Bangunan Lama hingga Bungkamnya Pihak BBWS, Polemik P3-TGAI Nyalabuh Laok Makin Panas
Seragam Pelajar Jadi Senjata Promosi Molis, Sopiyan Jangan Eksploitasi Anak Demi Kejar Penjualan
Sinergi Budaya Sehat dan Karakter: Wajah Baru SDN Tenggiring Sambeng dalam Mencetak Generasi Unggul
Bung Taufik Ajak Pedagang Rokok Lokal Seluruh Indonesia Bersatu dan Memahami Hak serta Kewajiban Hukum
DPD Bangkalan melakukan kunjungan resmi ke Kantor Dinas Perhubungan (Dishub)

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Viral,,,,Polisi Periksa Gudang Dugaan Pengaplosan LPG 3kg Ternyata Omon_Omon

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Semarak HUT RI ke-81, SDN 1 Temuguruh Sempu Gelar Karnaval Adat Penuh Warna

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Dari Bangunan Lama hingga Bungkamnya Pihak BBWS, Polemik P3-TGAI Nyalabuh Laok Makin Panas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Seragam Pelajar Jadi Senjata Promosi Molis, Sopiyan Jangan Eksploitasi Anak Demi Kejar Penjualan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Sinergi Budaya Sehat dan Karakter: Wajah Baru SDN Tenggiring Sambeng dalam Mencetak Generasi Unggul

Berita Terbaru

Peristiwa

Kandang Sapi Terbakar di Ketapang, Dua Ekor Sapi Mati

Kamis, 20 Agu 2026 - 19:23 WIB

Peristiwa

Balita 4 Tahun Tenggelam di Kubangan Air Tembakau di Sampang

Kamis, 20 Agu 2026 - 12:15 WIB