Bali (ANGKAT BERITA) -Majlis dzikir dan sholawat MADAS DPD BALI (Madura Asli) menggelar acara Rutinan yang di adakan setiap satu bulan sekali Dalam Rangka Mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar jajaran pengurus dan anggota MADAS DPD BALI.
Acara di gelar sangat meriah di musholla Syifaul Qulub yang berlokasi di Jln Tukad Irawadi No.102 X, Panjer, Denpasar Selatan, Bali. Pada Rabu (26/02/2025) Malam.
Dalam Kegiatan Rutinitas tersebut selalu di isi dengan nuansa islami dan Religius Di mulai dari pembacaan tawassul, Yasin tahlil dan sholawat Mahallul Qiyam Beserta Grup Hadroh Al Banjari Jam’iyah Syifaul Qulub serta doa, Dan di lanjutkan dengan musyawarah atau rembung bareng sesama Anggota dan pengurus MADAS DPD BALI.

Muhammad Ilham Al Burham, Ketua MADAS DPD BALI dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir dan menekankan pentingnya kekompakan dan kebersamaan serta kerja sama yang baik.
“Saya menghimbau kepada seluruh anggota MADAS DPD BALI agar selalu kompak dan menghargai satu sama lain sehingga hubungan silaturahmi tetap terjalin sampai akhir hayat kalau bisa,” ujarnya dengan penuh harap.
Di lanjut dengan sambutan dari tuan rumah korlap Panjer, Muhammad Yusuf menyampaikan inti dari sambutan nya mengatakan “Semoga MADAS ini semakin jaya dan semoga MADAS ini tetap berdzikir dan bersholawat hingga yaumul Qiyamah,” ucapnya singkat.
Penasehat MADAS DPD bapak Mahfud juga memberikan sambutan dalam sambutannya beliau menerangkan pentingnya kekompakan dan berharap kekompakan dan integritas ini terus terjaga di setiap jenjang organisasi, memastikan MADAS terus berkontribusi positif dalam bermasyarakat.
“Ada 3 hal pokok agar selalu kompak dan saling menghargai yaitu yang pertama prinsip organisasi dan prinsip organisasi itu terbentuk dari AD/ART MADAS pusat jadi semua anggota dan pengurus harus tau AD/ART MADAS dan bagi yang belum tau apa itu AD ART , AD ART adalah singkatan dari Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART). AD ART merupakan pedoman dan peraturan yang mengatur kehidupan organisasi, hubungan antara organisasi dan anggotanya, serta urusan rumah tangga sehari-hari,” Terangnya.
Lanjut Mahfud “Yang kedua adalah Tatanan dan undang-undang kalau ada Tatanan berarti ada aturan dan di dalam aturan atau undang-undang ada konsekuensi jika nantinya ada anggota yang melanggar.
Yang ketiga adalah Tujuan yaitu tujuan itu berhubungan dengan cinta, yaitu cinta yang sesungguhnya adalah pengorbanan dan di dalam organisasi itu adalah pengorbanan jadi jika ada yang mengatakan apa yang saya dapat dari MADAS ini bisa jadi cinta nya palsu, yang seharusnya adalah saya harus berkorban untuk MADAS ini dan merangkul satu persatu masyarakat Madura yang ada di Bali ini,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut berakhir dengan optimisme dan komitmen bersama untuk terus mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas.







Komentar