Sikap Bungkam Kabid Air Minum dan Penyehatan Lingkungan PUPR Sampang “Petaka Proyek SPAM Desa Buker Kian Nyata”

- Redaksi

Rabu, 4 Desember 2024 - 07:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG (ANGKAT BERITA) – Sikap bungkam Kepala Bidang Pengairan dan Air Bersih Kabupaten Sampang, Siti Muatifah atau yang akrab disapa Atik, menuai kritik tajam dari berbagai kalangan.

Dalam beberapa kesempatan, siti Muatifah (Atik) terbukti tidak menjawab pertanyaan media terkait dugaan mangkraknya pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Buker, Kecamatan Jrengik, yang berada di bawah tanggung jawabnya.

Diketahui Proyek tersebut Dengan total anggaran sebesar Rp. 328.918.322 dari APBD, yang dilaksanakan oleh CV. BINTANG KENARI Sampang -Jawa Timur

Ketika dikonfirmasi mengenai perkembangan proyek, penggunaan anggaran, serta kendala yang mungkin dihadapi, Atik justru memilih diam dan menghindari pertanyaan. Sikap tidak transparan ini memicu spekulasi publik tentang adanya kemungkinan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek vital tersebut.

“Sebagai pejabat publik, seharusnya Atik memberikan informasi yang jelas dan bertanggung jawab atas tugasnya. Namun, sikap diamnya hanya memperburuk citra pemerintah daerah,” ujar MAS ULUL anggota Team Garuda 08 Divisi pemerhati kebijakan publik. Rabu (04/12/24)

Baca Juga :  Polres Langkat giat Grebek Sarang Narkoba (GSN)

Proyek SPAM di Desa Buker sejatinya diharapkan menjadi solusi bagi kebutuhan air bersih masyarakat. Namun, minimnya keterbukaan dari pejabat terkait justru menimbulkan keresahan di kalangan warga. Apalagi, informasi mengenai pelaksanaan proyek ini dianggap sangat penting untuk memastikan bahwa anggaran yang telah digelontorkan digunakan secara maksimal dan sesuai dengan perencanaan.

Pihak media yang berulang kali mencoba menghubungi Atik untuk meminta klarifikasi juga mendapatkan respons serupa. “Setiap kali kami mencoba menghubunginya, dia selalu menghindar. Ini menunjukkan kurangnya rasa tanggung jawab sebagai pejabat yang digaji dari uang rakyat,” ungkap BBG salah satu jurnalis lokal

Masyarakat kini mendesak pemerintah daerah ( PJ Bupati ) untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap pejabat yang tidak menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Keterbukaan dan transparansi informasi bukan hanya kewajiban, tetapi juga hak publik untuk mengetahui sejauh mana proyek yang menyangkut hajat hidup orang banyak itu dikelola.

Baca Juga :  PWI Muratara Dukung Langkah DPP PWI Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya

Jika sikap bungkam ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin akan muncul dugaan kuat adanya penyelewengan anggaran atau ketidaksesuaian pelaksanaan proyek dengan aturan yang berlaku. Apakah pemerintah daerah akan terus membiarkan perilaku seperti ini? Atau akan ada evaluasi terhadap kinerja Siti Muatifah demi mengembalikan kepercayaan masyarakat? Publik menunggu jawabannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ir. RP. Muhammad Zis, MT, saat dimintai pendapat by watsapp mengenai sikap bungkam yang ditunjukkan oleh bawahannya terkait isu tersebut, hingga berita ini diterbitkan, belum memberikan jawaban.

;;;;;;;

Berita Terkait

BBWS Brantas Ambil Tindakan Pekerjaan Proyek P3-GAI di Nyalabuh Laok, GASI Desak Pengembalian dana.
Ketika Negara Bisu: PMKRI Cabang So’e Nilai Kasus Bijaepunu-TTS Cermin Gagalnya Perlindungan Perempuan
Berlarut-larut, Kadishub Sampang Dinilai ‘Berlagak Pilon’ Soal Kebocoran PAD Parkir Pasar Srimangunan
Di Balik Seremonial Festival Pantai Mandangin, Warga Sampang Tercekik Krisis Air Bersih dan Kemiskinan Struktural
Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 
Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.
Al-Farlaky Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Timur, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:02 WIB

BBWS Brantas Ambil Tindakan Pekerjaan Proyek P3-GAI di Nyalabuh Laok, GASI Desak Pengembalian dana.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Ketika Negara Bisu: PMKRI Cabang So’e Nilai Kasus Bijaepunu-TTS Cermin Gagalnya Perlindungan Perempuan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Berlarut-larut, Kadishub Sampang Dinilai ‘Berlagak Pilon’ Soal Kebocoran PAD Parkir Pasar Srimangunan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Di Balik Seremonial Festival Pantai Mandangin, Warga Sampang Tercekik Krisis Air Bersih dan Kemiskinan Struktural

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 

Berita Terbaru

Peristiwa

Kandang Sapi Terbakar di Ketapang, Dua Ekor Sapi Mati

Kamis, 20 Agu 2026 - 19:23 WIB

Peristiwa

Balita 4 Tahun Tenggelam di Kubangan Air Tembakau di Sampang

Kamis, 20 Agu 2026 - 12:15 WIB