Safari Jumat di Pembengis, Bupati Anwar Sadat Bawa Kabar Baik Pembangunan untuk Warga

- Redaksi

Sabtu, 5 Juli 2025 - 08:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kuala Tungkal  || https://angkatberita.id  — Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), kembali menunjukkan komitmennya mendekatkan diri dengan masyarakat melalui program Safari Jumat. Kali ini, Safari Jumat dilaksanakan di Masjid Nurul Ikhlas, Dusun Harapan, Desa Pembengis, Kecamatan Bram Itam, Jumat (4/7/2025).

Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., hadir langsung dan menjadi khatib Jumat dengan khutbah yang menyejukkan hati serta sarat pesan moral dan spiritual bagi para jamaah.

Tidak hanya hadir untuk memimpin ibadah, Bupati juga membawa kabar gembira berupa sejumlah program pembangunan yang akan segera direalisasikan di Desa Pembengis. Usai salat Jumat, Bupati menyerahkan bantuan senilai Rp10 juta dan Mushaf Al-Qur’an untuk Masjid Nurul Ikhlas. Bantuan sosial juga diberikan kepada anak-anak yatim, kaum dhuafa, dan pengurus masjid sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat memaparkan sejumlah program pembangunan prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Salah satunya adalah bantuan budidaya ikan nila untuk kelompok Pokdakan Optimis Farm, yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendongkrak ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Wabup Tanjab Barat Dilantik Sebagai Wakil Ketua DMDI Provinsi Jambi

Selain itu, pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian utama. Pemkab Tanjung Jabung Barat akan melanjutkan peningkatan jalan jalur dua beserta drainase untuk memperlancar akses transportasi sekaligus mengurangi genangan air. Peningkatan jalan Dusun Tua RT 04, Jalan Hj. Ramlah, serta jalan penghubung RT 15 ke RT 08 Kampung Durian juga akan dilakukan, ditambah normalisasi parit menggunakan excavator amphibi untuk mendukung sektor pertanian.

“Pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat adalah prioritas kami demi terwujudnya desa yang maju dan sejahtera,” tegas Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti masalah stunting yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Meski angka stunting di Tanjab Barat kini berada di posisi kedua terendah di Provinsi Jambi dengan 7%, di Desa Pembengis masih terdapat 11 anak yang terdata stunting.

Baca Juga :  Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy Puji Kerja Nyata Kades Pintu Air dan Camat Pangkalan Susu

“Kita harus bekerja sama mewujudkan Zero Stunting. Anak-anak kita harus tumbuh sehat, kuat, dan cerdas,” ujarnya.

Untuk mendukung upaya penanganan stunting, bantuan khusus juga disalurkan kepada warga Pembengis. Bupati menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak mulai dari kader posyandu, kepala desa, hingga Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang telah berkontribusi menekan angka stunting di wilayahnya.

Selain itu, persoalan sanitasi juga mendapat perhatian serius. Berdasarkan data, 38,68% fasilitas sanitasi di Desa Pembengis masih memerlukan perbaikan. Bupati menegaskan bahwa sanitasi yang layak sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menekan angka kemiskinan.

Menutup rangkaian kegiatan Safari Jumat, Bupati Anwar Sadat berpesan kepada seluruh warga agar terus menjaga anak-anak dari pengaruh negatif, seperti narkoba dan judi online.

“Anak-anak adalah masa depan kita. Mari kita jaga mereka agar tidak terjerumus ke hal-hal yang merusak masa depan,” pungkasnya. (/*)

Berita Terkait

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Orasi Memanas, Formatur Tuding Kasi Pidsus Kejari Pamekasan “Goblok” dan “Bangsat”
Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Melalui Komunitas Pembudidaya Lele, Bangkalan Targetkan Hingga 10 Ton per Hari,

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:49 WIB

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Orasi Memanas, Formatur Tuding Kasi Pidsus Kejari Pamekasan “Goblok” dan “Bangsat”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru