Proyek (IPLT) Bermasalah di Sampang? Audit Komprehensif DPRD Jadi Harapan Terakhir!

- Redaksi

Selasa, 24 Desember 2024 - 06:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang (ANGKAT BERITA) – Sorotan tajam terhadap Proyek Pematangan Lahan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Desa Gunung Maddah terus bergulir. Proyek yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 619.997.700,00 ini kembali menjadi perhatian setelah ditemukan berbagai kejanggalan teknis dan indikasi pelanggaran prosedur.

Pelaksanaan proyek oleh PT Guruh Wijaya Putra ini menuai kritik akibat dugaan penggunaan material lokal tanpa pengadaan dari luar serta pemasangan batu yang tidak memenuhi standar teknis. Batu hanya ditata tanpa perekat pasir dan semen pada sebagian besar bagian konstruksi, kecuali lapisan atas dan samping. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terkait daya tahan konstruksi dan efisiensi penggunaan anggaran.

Merespons berbagai temuan tersebut, masyarakat bersama tim investigasi Garuda08 mendesak DPRD Kabupaten Sampang untuk segera menggelar audit komprehensif terhadap proyek ini. Audit yang diminta tidak hanya mencakup aspek kontrak, material, dan metode pengerjaan, tetapi juga memastikan:

Baca Juga :  Sebulan Lebih Pascabanjir Aceh Timur, Warga Masih Bertahan Tanpa Peralatan Dapur Jelang Ramadhan

Keabsahan dan Ketepatan Waktu Kontrak: Mengevaluasi apakah proyek berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan dan tidak melanggar ketentuan perjanjian awal.
Kualitas dan Sumber Material.

Memastikan material yang digunakan sesuai dengan spesifikasi teknis serta mengungkap dugaan markup anggaran terkait penggunaan material lokal.

Menilai kesesuaian metode pelaksanaan kerja dengan prosedur teknis yang berlaku, termasuk efisiensi dan ketahanan hasil konstruksi.

Meninjau apakah pelaksanaan proyek telah memenuhi standar K3 untuk melindungi keselamatan pekerja selama pengerjaan berlangsung.

Ketua Tim investigasi Garuda08 Maz Ulul menegaskan bahwa audit ini penting tidak hanya untuk menjamin transparansi, tetapi juga untuk memastikan bahwa tidak ada kerugian terhadap keuangan negara. “Aspek K3 juga menjadi perhatian kami. Selain soal kualitas, keselamatan pekerja harus menjadi prioritas dalam setiap proyek pembangunan,” jelasnya. 24/12

Baca Juga :  Irwansyah Anggota DPRD Muratara Tak Terima Dipecat PDIP, Siap Gelar Aksi Besar-besaran di Kantor DPC Muratara

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek dan konsultan yang disebut terlibat belum memberikan klarifikasi resmi.

Informasi simpang siur tentang pengawasan dari pihak konsultan asal Pamekasan justru menambah keraguan publik terhadap transparansi proyek ini.

Masyarakat berharap DPRD Kabupaten Sampang segera menindaklanjuti laporan ini dengan langkah konkret berupa audit lapangan.

Tindakan ini diharapkan dapat mengungkap fakta sebenarnya sekaligus memastikan bahwa dana yang digunakan sesuai dengan aturan dan tidak disalahgunakan.

Jika dalam audit ditemukan pelanggaran serius, masyarakat mendesak agar DPRD dan pihak berwenang memberikan sanksi tegas kepada pihak yang bertanggung jawab. Proyek pemerintah harus berjalan dengan prinsip akuntabilitas tinggi untuk menjaga kepercayaan publik.

;;;

Berita Terkait

BBWS Brantas Ambil Tindakan Pekerjaan Proyek P3-GAI di Nyalabuh Laok, GASI Desak Pengembalian dana.
Ketika Negara Bisu: PMKRI Cabang So’e Nilai Kasus Bijaepunu-TTS Cermin Gagalnya Perlindungan Perempuan
Berlarut-larut, Kadishub Sampang Dinilai ‘Berlagak Pilon’ Soal Kebocoran PAD Parkir Pasar Srimangunan
Di Balik Seremonial Festival Pantai Mandangin, Warga Sampang Tercekik Krisis Air Bersih dan Kemiskinan Struktural
Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 
Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.
Al-Farlaky Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Timur, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:02 WIB

BBWS Brantas Ambil Tindakan Pekerjaan Proyek P3-GAI di Nyalabuh Laok, GASI Desak Pengembalian dana.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Ketika Negara Bisu: PMKRI Cabang So’e Nilai Kasus Bijaepunu-TTS Cermin Gagalnya Perlindungan Perempuan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Berlarut-larut, Kadishub Sampang Dinilai ‘Berlagak Pilon’ Soal Kebocoran PAD Parkir Pasar Srimangunan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Di Balik Seremonial Festival Pantai Mandangin, Warga Sampang Tercekik Krisis Air Bersih dan Kemiskinan Struktural

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 

Berita Terbaru

Peristiwa

Balita 4 Tahun Tenggelam di Kubangan Air Tembakau di Sampang

Kamis, 20 Agu 2026 - 12:15 WIB