Polres Sampang Dalami Kasus Dugaan Penganiayaan terhadap Purnawirawan AD di TPS Desa Karampon

- Redaksi

Minggu, 22 Desember 2024 - 19:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang ( ANGKAT BERITA) – Polres Sampang melalui Humas Ipda Dedi Dely menegaskan bahwa pihaknya terus mendalami kasus dugaan penganiayaan yang menimpa seorang purnawirawan TNI AD, yang juga menjadi saksi salah satu pasangan calon (paslon) dalam Pilkada 2024 di Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Peristiwa ini diduga terjadi pada Rabu, 27 November 2024, di TPS 001 Desa Karampon, Kecamatan Torjun. Insiden tersebut melibatkan dua orang terduga pelaku berinisial S dan M, yang diduga merupakan pendukung rival paslon. Akibat kejadian ini, korban mengalami luka pada jari tangannya dan sempat mendapatkan perawatan di puskesmas setempat.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tinjau Langsung Pengungsi Bencana Banjir di Kab Langkat

Ipda Dedi Dely menjelaskan bahwa proses penyelidikan masih berjalan. Dalam waktu dekat, Polres Sampang akan memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Perkara ini masih kami dalami, mas. Minggu depan kami akan memanggil saksi yang diajukan,” ungkap Ipda Dedi, Minggu (22/12/2024).

Laporan polisi terkait kasus ini terdaftar dengan nomor LP/B/235/XI/2024/SPKT/POLRES SAMPANG/POLDA JAWA TIMUR. Kasus ini dilaporkan dengan dugaan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 Ayat (1) KUHP.

Baca Juga :  *Kapolres Langkat Tunjukkan Kepedulian terhadap Lansia di Secanggang, Humanisme Polri Hadir di Tengah Masyarakat*

Korban dalam insiden ini adalah Amiruddin dan Homzai, yang keduanya merupakan saksi salah satu paslon. Dugaan pengeroyokan ini terjadi saat proses pemungutan suara berlangsung, sehingga menimbulkan luka dan gangguan keamanan di lokasi.

Polres Sampang berkomitmen untuk mengusut kasus ini hingga tuntas guna memastikan proses hukum berjalan adil dan netral, serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat selama penyelenggaraan Pilkada 2024.

;;;

Berita Terkait

BBWS Brantas Ambil Tindakan Pekerjaan Proyek P3-GAI di Nyalabuh Laok, GASI Desak Pengembalian dana.
Ketika Negara Bisu: PMKRI Cabang So’e Nilai Kasus Bijaepunu-TTS Cermin Gagalnya Perlindungan Perempuan
Berlarut-larut, Kadishub Sampang Dinilai ‘Berlagak Pilon’ Soal Kebocoran PAD Parkir Pasar Srimangunan
Di Balik Seremonial Festival Pantai Mandangin, Warga Sampang Tercekik Krisis Air Bersih dan Kemiskinan Struktural
Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 
Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.
Al-Farlaky Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Timur, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:02 WIB

BBWS Brantas Ambil Tindakan Pekerjaan Proyek P3-GAI di Nyalabuh Laok, GASI Desak Pengembalian dana.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Ketika Negara Bisu: PMKRI Cabang So’e Nilai Kasus Bijaepunu-TTS Cermin Gagalnya Perlindungan Perempuan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Berlarut-larut, Kadishub Sampang Dinilai ‘Berlagak Pilon’ Soal Kebocoran PAD Parkir Pasar Srimangunan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Di Balik Seremonial Festival Pantai Mandangin, Warga Sampang Tercekik Krisis Air Bersih dan Kemiskinan Struktural

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 

Berita Terbaru

Peristiwa

Balita 4 Tahun Tenggelam di Kubangan Air Tembakau di Sampang

Kamis, 20 Agu 2026 - 12:15 WIB