
MURATARA ,Angkatberita.id– Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) bergerak cepat merespons kelangkaan dan lonjakan harga gas LPG 3 kilogram yang dikeluhkan masyarakat dalam beberapa pekan terakhir. Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Pemkab menggelar rapat koordinasi bersama seluruh camat se-Kabupaten Musi Rawas Utara pada 19 Januari 2026 di Kantor Disperindagkop Muratara.
Rapat ini menjadi forum strategis untuk membedah akar persoalan distribusi gas subsidi tersebut. Dalam pembahasan terungkap sejumlah faktor pemicu, mulai dari ketidaksesuaian kuota dengan data riil kebutuhan masyarakat, distribusi yang belum merata antarwilayah, hingga ketidakakuratan data pangkalan.
Tak hanya itu, ditemukan pula indikasi penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) serta distribusi yang keluar dari wilayah yang telah ditetapkan. Kondisi ini dinilai memperparah kelangkaan di tingkat konsumen, terutama di wilayah yang jauh dari pusat distribusi.
Sebagai tindak lanjut, rapat menghasilkan enam langkah konkret yang akan segera diterapkan:
1.Sinkronisasi dan pembaruan data pangkalan berdasarkan titik lokasi yang valid.
2.Penegasan larangan penjualan di atas HET serta distribusi di luar wilayah resmi.
3.Peningkatan pengawasan terhadap pangkalan LPG.
4.Pengaturan jam distribusi sesuai jam operasional resmi.
5.Pengajuan penambahan kuota dan penambahan pangkalan di wilayah yang mengalami kekurangan, khususnya Ulu Rawas.
6.Sosialisasi penggunaan LPG non-subsidi agar penyaluran subsidi tepat sasaran.
Pemkab Muratara menegaskan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah, camat, agen, dan pangkalan menjadi kunci utama untuk mengatasi persoalan ini secara menyeluruh. Dengan langkah terpadu dan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan distribusi LPG 3 kg kembali stabil dan harga di tingkat masyarakat sesuai ketentuan.
“Upaya ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemkab Muratara dalam menjaga stabilitas kebutuhan pokok serta melindungi daya beli masyarakat di tengah dinamika harga energi,”pungkasnya.





Komentar