Barang Hilang dan Pendopo Tidak Siap: Pemkab Sampang Disorot Atas Kelalaian Pengelolaan Aset

- Redaksi

Selasa, 25 Februari 2025 - 17:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang ( ANGKAT BERITA ) – Kejadian mengejutkan terjadi di Pendopo Wakil Bupati Sampang, saat Wakil Bupati terpilih, H. Ahmad Mahfudz, hendak menempati tempat tersebut, ia mendapati sejumlah barang fasilitas Pendopo hilang.

Barang-barang seperti kasur, meja, kursi, kompor, hingga mobiler lainnya tidak ditemukan di pendopo yang seharusnya siap digunakan, keadaan ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kelalaian dalam pengelolaan aset Pemkab Sampang.

Yang lebih mengecewakan adalah kenyataan bahwa sebelum H. Ahmad Mahfudz menempati pendopo, tidak ada persiapan yang memadai dari pihak Pemkab Sampang.

Seharusnya, sebagai rumah dinas bagi Wakil Bupati, pendopo ini sudah disiapkan terlebih dahulu, lengkap dengan fasilitas yang dibutuhkan untuk kenyamanan penghuninya, namun kenyataannya, pendopo tersebut dalam kondisi yang jauh dari siap pakai, dengan barang-barang penting hilang tanpa jejak.

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat Hadiri Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi

Saat dikonfirmasi terkait hilangnya barang-barang di pendopo, Kabid Pengelolaan Aset Daerah BPPKAD Sampang, Achmad Murang, memberikan jawaban yang terkesan menghindar.

Ketika ditanya apakah barang-barang yang hilang tersebut adalah aset Pemkab atau milik mantan Wakil Bupati sebelumnya, Murang malah mengarahkan kami untuk menghubungi bagian umum Setda Sampang. “Untuk pendopo wabup, sebaiknya langsung ke bagian umum, mas, karena pengguna barangnya di Setda,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Hadiri Tablig Akbar Bersama UAS, Jadi Momen Spiritual Bersejarah di Kuala Tungkal

Jawaban tersebut semakin menambah kebingungan, karena tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai siapa yang bertanggung jawab atas barang-barang yang hilang dan mengapa persiapan untuk penghuni baru pendopo tidak dilakukan lebih awal.

Kondisi ini menunjukkan adanya kelalaian yang cukup serius dalam hal pengelolaan aset daerah, tidak hanya barang yang hilang, tetapi juga ketidaksiapan rumah dinas tersebut menunjukkan kurangnya perhatian terhadap administrasi dan tanggung jawab dalam mempersiapkan fasilitas untuk pejabat daerah.

Berita Terkait

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan
Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Orasi Memanas, Formatur Tuding Kasi Pidsus Kejari Pamekasan “Goblok” dan “Bangsat”
Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Melalui Komunitas Pembudidaya Lele, Bangkalan Targetkan Hingga 10 Ton per Hari,

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:49 WIB

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Orasi Memanas, Formatur Tuding Kasi Pidsus Kejari Pamekasan “Goblok” dan “Bangsat”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru