Sampang ( ANGKAT BERITA ) – Kejadian mengejutkan terjadi di Pendopo Wakil Bupati Sampang, saat Wakil Bupati terpilih, H. Ahmad Mahfudz, hendak menempati tempat tersebut, ia mendapati sejumlah barang fasilitas Pendopo hilang.
Barang-barang seperti kasur, meja, kursi, kompor, hingga mobiler lainnya tidak ditemukan di pendopo yang seharusnya siap digunakan, keadaan ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kelalaian dalam pengelolaan aset Pemkab Sampang.
Yang lebih mengecewakan adalah kenyataan bahwa sebelum H. Ahmad Mahfudz menempati pendopo, tidak ada persiapan yang memadai dari pihak Pemkab Sampang.
Seharusnya, sebagai rumah dinas bagi Wakil Bupati, pendopo ini sudah disiapkan terlebih dahulu, lengkap dengan fasilitas yang dibutuhkan untuk kenyamanan penghuninya, namun kenyataannya, pendopo tersebut dalam kondisi yang jauh dari siap pakai, dengan barang-barang penting hilang tanpa jejak.
Saat dikonfirmasi terkait hilangnya barang-barang di pendopo, Kabid Pengelolaan Aset Daerah BPPKAD Sampang, Achmad Murang, memberikan jawaban yang terkesan menghindar.
Ketika ditanya apakah barang-barang yang hilang tersebut adalah aset Pemkab atau milik mantan Wakil Bupati sebelumnya, Murang malah mengarahkan kami untuk menghubungi bagian umum Setda Sampang. “Untuk pendopo wabup, sebaiknya langsung ke bagian umum, mas, karena pengguna barangnya di Setda,” ujarnya.
Jawaban tersebut semakin menambah kebingungan, karena tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai siapa yang bertanggung jawab atas barang-barang yang hilang dan mengapa persiapan untuk penghuni baru pendopo tidak dilakukan lebih awal.
Kondisi ini menunjukkan adanya kelalaian yang cukup serius dalam hal pengelolaan aset daerah, tidak hanya barang yang hilang, tetapi juga ketidaksiapan rumah dinas tersebut menunjukkan kurangnya perhatian terhadap administrasi dan tanggung jawab dalam mempersiapkan fasilitas untuk pejabat daerah.






Komentar