Kasus Viral Siswa SMKN 2 dan SMKN 3 Bangkalan Tuntas Secara Damai, Sekolah Sepakat Perkuat Edukasi Anti Kekerasan

- Redaksi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 14:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN.. angkatberita.id

Kasus perkelahian antar siswa SMKN 2 dan SMKN 3 Bangkalan yang sempat ramai dan viral di media sosial akhirnya berakhir damai. Kedua pihak, baik siswa maupun orang tua mereka, resmi berdamai dalam mediasi yang difasilitasi oleh Polres Bangkalan pada Selasa, 28 Oktober 2025.

Kepala Sekolah SMKN 2 Bangkalan, Nur Azizah, menegaskan bahwa sejak awal pihaknya telah bergerak cepat menangani insiden tersebut secara persuasif dan kekeluargaan. Begitu mengetahui adanya perkelahian pada Jumat siang beberapa hari sebelumnya, sekolah langsung memanggil siswa yang terlibat dan melakukan koordinasi dengan pihak SMKN 3.

“Sejak hari Jumat sore, kami sudah berkomunikasi dengan pihak SMKN 3 agar masalah ini segera ditangani dengan kepala dingin. Kami ingin semuanya diselesaikan secara kekeluargaan tanpa tekanan dari pihak mana pun,” ujar Nur Azizah. Selasa (28/10)

Baca Juga :  Ponpes Nurul Karomah Tegaskan Tak Lindungi Pelaku dan Dukung Penegakan Hukum

Upaya tersebut kemudian dilanjutkan dengan mediasi bersama orang tua kedua siswa. Hasilnya, kedua keluarga sepakat untuk menyelesaikan persoalan ini secara damai. Kesepakatan damai itu juga disaksikan langsung oleh pihak kepolisian serta awak media yang meliput di Mapolres Bangkalan.

“Alhamdulillah, kedua belah pihak sudah berdamai dan berkomitmen menjaga hubungan baik. Kami juga berterima kasih kepada Polres Bangkalan yang telah memfasilitasi proses ini dengan sangat baik,” tambah Nur Azizah.

Baca Juga :  Pelaporan Terhadap Jurnalis ke Polres Sumenep Memanas, Redaksi Kliktimes Siap Tempuh Jalur Hukum

Terkait dengan kejadian tersebut, pihak SMKN 2 Bangkalan menegaskan akan terus memperkuat edukasi pencegahan kekerasan, perundungan (bullying), serta penggunaan media sosial yang sehat di lingkungan sekolah.

“Ke depan, kami akan lebih intens memberikan sosialisasi dan pembinaan kepada seluruh siswa agar lebih bijak dalam berinteraksi, baik di lingkungan sekolah maupun di media sosial, tentunya akan melibatkan pihak Polres Bangkalan” tegasnya.

Dengan selesainya kasus ini secara damai, dua sekolah kejuruan di Bangkalan ini berharap menjadi momentum untuk memperkuat budaya dialog dan penyelesaian masalah tanpa kekerasan di kalangan pelajar.

 

Robin

Berita Terkait

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Berita Terbaru