
Bangkalan angkatberita.id
Warga sekitar Jalan Pemuda Kaffa, tepatnya di Kampung Junok, sebelah timur Rumah Sakit Syamrabu Bangkalan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang terapung di aliran sungai setempat, Selasa (13/1) siang.
Korban diketahui berinisial MD (sekitar 50 tahun), seorang warga yang belum lama menetap di kawasan tersebut. Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban masih terlihat beraktivitas seperti biasa.
Salah seorang warga berinisial AG menuturkan, sekitar pukul 11.00 WIB ia melihat korban sedang duduk di tepi sungai, tidak jauh dari rumahnya. Aktivitas tersebut disebut sudah menjadi kebiasaan korban sehari-hari.
“Sekitar jam 11 siang masih terlihat duduk-duduk di pinggir sungai, dekat rumahnya di sebelah timur sungai,” ujar AG.
Namun, sekitar satu jam berselang, tepatnya pukul 12.00 WIB, warga dikejutkan oleh temuan jasad seorang pria yang mengapung di aliran sungai tersebut. Warga yang curiga langsung mendatangi lokasi dan memastikan kondisi korban.
Setelah dilakukan evakuasi dari dalam sungai, warga mengenali bahwa jasad tersebut adalah MD. Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban diduga memiliki riwayat penyakit epilepsi.
“Diduga saat duduk di tepi sungai, penyakitnya kambuh secara tiba-tiba, lalu terjatuh ke sungai dan tidak sempat tertolong,” kata AG.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan penanganan dan mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Syamrabu Bangkalan untuk penanganan lebih lanjut.





Komentar