TNI Bersama Warga Membangun Jembatan Darurat Tradisional Satgas Yonif 521 Untuk Pulihkan Aksesibilitas Transportasi Akibat Bencana Longsor di Distrik

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mamberamo ( ANGKAT BERITA ) Tengah , –TNI (Tentara Nasional Indonesia) bersama warga di wilayah Papua bergotong royong membangun jembatan darurat tradisional. Hal ini dilakukan sebagai langkah cepat untuk membuka akses jalan yang terputus akibat bencana alam, kerusakan infrastruktur untuk menghubungkan desa terpencil agar aktivitas ekonomi dan mobilitas warga kembali berjalan. Longsor kerap terjadi karena akhir ini curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Distrik Eragayam, ini merupakan respon cepat satgas Yonif 521/DY dan salah satu bentuk wujud kepedulian TNI untuk membantu warga masyarakat agar dapat beraktivitas kembali dan akses transportasi dapat kembali normal yang di akibatkan putusnya jalan yang berada di titik wilayah pertengahan antara Distrik Kelila dan Distrik Eragayam Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan (24/01/2026).

Baca Juga :  Penuh Khidmat, H. Sjobirin Hasan Sampaikan Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 H untuk Warga Bangkalan

Danpos Satgas Letda Inf Anggi Hardika menyampaikan yakni pembangunan jembatan darurat ini untuk membantu meringankan beban pengguna jalan dan masyarakat sekitar karena jalur tersebut merupakan akses utama untuk jalur perlintasan masyarakat.Sementara itu ucapan terima kasih disampaikan oleh kepala adat Bapak Larson Karoba yang mewakili seluruh elemen masyarakat mengucapkan banyak terimakasih kepada Satgas Pamtas Yonif 521/DY khususnya Pos Eragayam yang telah peduli terhadap kesulitan masyarakat perbatasan membuatkan jembatan darurat yang terputus akibat longsor.

Baca Juga :  SDN Kraton 3 Bangkalan Diduga Menyalahi Aturan Penggunaan Dana BOS, Sekolah Beri Klarifikasi

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P,
Pembuatan Jembatan darurat tradisional dari material kayu yang terputus akibat tanah longsor tersebut dilakukan Satgas Yonif 521/DY bersama warga secara gotong royong.

Sebagai alternatif sementara untuk mengatasi akses jalan yang terputus akibat longsor dan Aksi ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat pedalaman Papua untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat agar supaya Masyarakat dapat bisa beraktivitas kembali seperti biasanya. Prajurit Macan Kumbang Berhasil

Redaksi//

Angkatberita.id 

(Yonif 521/DY)

Berita Terkait

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih
Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih

Berita Terbaru