
Bangkalan. Angkatberita.id
Kabel jaringan telekomunikasi yang diduga milik PT Telkom Indonesia terlihat bergelantungan hingga setinggi badan orang dewasa di Desa Dumajah, Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan. Kondisi ini dikeluhkan warga dan pegawai toko karena dinilai membahayakan keselamatan pengunjung.
Kabel yang menjuntai tepat di depan Toko Modern Syaikhona itu disebut sudah dibiarkan tanpa perbaikan selama hampir dua minggu.
“Sudah hampir dua minggu kabel itu kendor dan bergelantungan seperti itu,” ujar salah satu pegawai toko, Jumat (20/2).
Para pegawai mengaku khawatir kabel tersebut dapat memicu kecelakaan, terutama bagi pelanggan yang keluar-masuk area toko.
“Kalau terjadi sesuatu gara-gara kabel itu, pasti toko ini yang kena dampaknya,” keluhnya.
Pihak toko juga menyatakan telah melaporkan kondisi tersebut kepada Telkom beberapa hari lalu, namun hingga kini belum ada tindak lanjut di lapangan.
“Dua hari lalu kami sudah melakukan aduan, tapi belum ada respons,” tambahnya.
Upaya konfirmasi juga sempat dilakukan kepada salah satu petugas operasional Telkom. Namun yang bersangkutan mengaku telah pindah tugas ke wilayah lain dan hanya bisa meneruskan informasi kepada petugas yang menangani area Bangkalan.
“Maaf Pak, saya sekarang sudah pindah ke Kamal, tapi saya coba hubungi pegawai yang di Bangkalan,” katanya.
Hingga berita ini beredar, kabel tersebut masih terlihat menjuntai tanpa penanganan. Warga berharap pihak terkait segera turun tangan sebelum menimbulkan insiden yang merugikan masyarakat.








Komentar