
Sampang (ANGKAT BERITA)– Menanggapi pemberitaan terkait menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa di SDN Karang Dalam 1 dan dipersoalkan karena dinilai berporsi kecil, Kepala SPPG Aengsareh, Nuraini Rahila, S.M, menyampaikan klarifikasi resmi.
Ia menegaskan bahwa menu yang dibagikan kepada siswa telah disusun sesuai dengan alokasi anggaran yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun teknis.
Menurut Nuraini, dalam pelaksanaan program MBG terdapat mekanisme prakiraan harga bahan baku yang bersifat dinamis, harga yang diprediksi pada tahap perencanaan tidak selalu sama dengan harga riil di tingkat pemasok.
Selain itu, terdapat faktor penyusutan atau penyortiran bahan, seperti buah yang mengalami reject setelah diseleksi, sehingga dalam prakteknya diperlukan penyesuaian anggaran.
“Setiap hari kami tidak bisa memastikan anggaran itu persis sama, karena ada prakiraan harga, harga yang kami prediksi bisa berbeda saat pembelian di supplier, misalnya buah yang kami pesan sejumlah tertentu, setelah disortir ada yang tidak layak, sehingga kami harus menambah anggaran,” jelasnya. Selasa (24/02)
Ia menambahkan, dalam sistematika MBG dikenal mekanisme subsidi silang, apabila dalam satu menu terjadi kekurangan anggaran, maka akan ditutup pada menu berikutnya dalam periode yang sama, sebaliknya, apabila terdapat efisiensi, maka akan dimaksimalkan pada menu selanjutnya.
Dalam satu periode, lanjutnya, anggaran harus tetap sesuai dengan arahan Badan Gizi Nasional dan tidak boleh mengalami minus, jika terdapat sisa anggaran, maka akan dioptimalkan kembali pada periode berikutnya.
Terkait menu rapel tiga hari yang menjadi sorotan, pihak SPPG Aengsareh merinci komponen sebagai berikut:
Telur puyuh: Rp 2.300
Apel: Rp 4.500
Buah naga: Rp 6.600
Donat (2 pcs): Rp7.000
Susu: Rp 3.650
Total: Rp 24.050
Pihak SPPG Aengsareh juga menyampaikan harapan agar ke depan dilakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak dapur sebelum pemberitaan dipublikasikan, sehingga informasi yang diterima masyarakat dapat tersaji secara utuh dan berimbang.








Komentar