Bupati Tanjabbar Bersama Kapolres dan Dandim Tinjau Lokasi Banjir Batang Asam

- Redaksi

Rabu, 3 Januari 2024 - 03:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KUALATUNGKAL||ANGKATBERITA.COM– Bergerak cepat merespons bencana banjir akibat luapan Sungai Tantang karena curah hujan tinggi di tiga desa dalam wilayah Kecamatan Batang Asam, Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Kapolres dan Dandim 0419/Tanjab meninjau langsung lokasi bencana dan warga terdampak banjir pada Senin (01/01/23).

Banjir yang melanda tiga desa, yaitu Desa Suban, Desa Dusun Kebu, dan Desa Tanjung Bojo di Kecamatan Batang Asam, terjadi karena luapan Sungai Tantang akibat curah hujan berskala sedang dan tinggi.

Baca Juga :  Gotong Royong Satgas Yonif 521/DY Bersama Masyarakat Buka Lahan Baru Untuk Swasembada Pangan di Eragayam

Selain melakukan peninjauan lokasi dan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir, Bupati bersama Kapolres dan Dandim juga menyampaikan rasa prihatin atas musibah tersebut serta memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

“Bersama Kapolres dan Dandim, kami memantau perkembangan cuaca dari tadi malam sampai pagi ini. Saat ini cuacanya sangat ekstrem, dan hampir semua daerah di Indonesia mengalami bencana banjir,” tutur Bupati.

Turut serta dalam peninjauan tersebut diantaranya, Danramil Tungkal Ulu, Kapolsek Batang Asam, Kadis Damkar, Kadis BPBD, Plt Kadis Sosial, Plt Kepala Satpol PP dan Camat Batang Asam. (/*)

Berita Terkait

Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.
Al-Farlaky Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Timur, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Al-Farlaky Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Timur, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Berita Terbaru