Dana BOS SMPN 3 Tungkal Ulu Diduga Ada Persekongkolan, Bendahara Menghilang!

- Redaksi

Jumat, 11 Oktober 2024 - 04:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Jabung Barat||angkatberita.id – Kisruh terkait transparansi penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 3 Tungkal Ulu terus berlanjut. Setelah sebelumnya kepala sekolah memilih bungkam saat dikonfirmasi soal penggunaan dana BOS, kini muncul dugaan adanya persekongkolan yang lebih mendalam.

Pada Jumat (11/10/2024), Wakil Kepala Dinas Pendidikan (Wakadisdik) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, berinisial Z, berupaya menengahi situasi dengan meminta pihak jurnalis, RN, untuk menemui bendahara sekolah guna mendapatkan klarifikasi langsung mengenai pengelolaan dana BOS. Namun, pertemuan tersebut berakhir tanpa hasil. Bendahara sekolah tidak dapat ditemui, menimbulkan kecurigaan lebih lanjut bahwa ada sesuatu yang sengaja ditutupi.

“Kami sudah mencoba berkomunikasi dengan pihak sekolah sesuai arahan Wakadisdik, tetapi bendahara tidak ada di tempat dan tidak bisa dihubungi. Ini semakin menambah keanehan,” ujar RN.

Ketidakhadiran bendahara sekolah yang dinilai tidak wajar ini memperkuat spekulasi adanya persekongkolan untuk menutupi penggunaan dana BOS di sekolah tersebut. Meskipun upaya mediasi telah dilakukan oleh pihak Dinas Pendidikan, situasi semakin memperlihatkan adanya ketertutupan yang mencurigakan.

Baca Juga :  Angin Puting Beliung Terjang SDN Langkap 3 Burneh, Atap dan Besi Sekolah Berhamburan

Sebelumnya, pada Kamis (3/10/2024), jurnalis yang datang untuk mengonfirmasi penggunaan dana BOS di SMP Negeri 3 Tungkal Ulu, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, hanya mendapatkan jawaban yang tidak memuaskan. Kepala sekolah yang seharusnya bertanggung jawab malah menghindar dan tidak bisa ditemui, meski sedang berada dalam jam kerja.

Dugaan bahwa ada yang tidak beres dalam pengelolaan dana BOS semakin menguat ketika staf sekolah tampak menghindar dari pertanyaan-pertanyaan penting yang diajukan. Sikap tertutup ini sangat tidak sejalan dengan semangat transparansi yang diamanatkan oleh pemerintah dalam penggunaan dana BOS, yang bertujuan untuk mendukung operasional sekolah dan kesejahteraan siswa.

“Masyarakat berhak tahu bagaimana dana BOS digunakan. Jika memang tidak ada masalah, kenapa pihak sekolah seakan bersembunyi?,” tambah RN dengan penuh pertanyaan.

Kini, tuntutan publik semakin menguat agar Dinas Pendidikan Tanjung Jabung Barat segera mengambil langkah tegas untuk menyelidiki dugaan persekongkolan ini. Keterlibatan berbagai pihak di sekolah dalam menutupi penggunaan dana BOS dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap integritas lembaga pendidikan, yang seharusnya berdiri di atas prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Baca Juga :  Warga Graha Mentari Guyub Gelar 25 Lomba, Karaoke Hingga Kuliner Meriahkan HUT RI ke-80

Ketidaktransparanan ini bukan hanya soal administrasi, tetapi menyangkut masa depan siswa yang sangat bergantung pada pemanfaatan dana BOS dengan tepat. Tanpa tindakan cepat dan tegas, dikhawatirkan praktik semacam ini bisa meluas dan semakin merusak dunia pendidikan di daerah tersebut.

Publik menanti penjelasan dan tindakan nyata. Kepala sekolah dan bendahara yang terus menghindar dari tanggung jawab hanya akan memperburuk citra sekolah dan menambah daftar panjang lembaga pendidikan yang tidak taat aturan dalam pengelolaan dana publik.

Jika benar ada persekongkolan, maka ini bukan hanya soal pelanggaran administrasi, tetapi juga pengkhianatan terhadap amanah besar yang diberikan negara untuk memajukan pendidikan generasi muda.

 

(Syah Roni/Tim);;;;;;;

Berita Terkait

Viral,,,,Polisi Periksa Gudang Dugaan Pengaplosan LPG 3kg Ternyata Omon_Omon
Tasyakuran HUT RI Ke-81: Tojo Kidul Mengukir Syukur Untuk Bangsa
Semarak HUT RI ke-81, SDN 1 Temuguruh Sempu Gelar Karnaval Adat Penuh Warna
Dari Bangunan Lama hingga Bungkamnya Pihak BBWS, Polemik P3-TGAI Nyalabuh Laok Makin Panas
Seragam Pelajar Jadi Senjata Promosi Molis, Sopiyan Jangan Eksploitasi Anak Demi Kejar Penjualan
Sinergi Budaya Sehat dan Karakter: Wajah Baru SDN Tenggiring Sambeng dalam Mencetak Generasi Unggul
Bung Taufik Ajak Pedagang Rokok Lokal Seluruh Indonesia Bersatu dan Memahami Hak serta Kewajiban Hukum
DPD Bangkalan melakukan kunjungan resmi ke Kantor Dinas Perhubungan (Dishub)

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Viral,,,,Polisi Periksa Gudang Dugaan Pengaplosan LPG 3kg Ternyata Omon_Omon

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:57 WIB

Semarak HUT RI ke-81, SDN 1 Temuguruh Sempu Gelar Karnaval Adat Penuh Warna

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Dari Bangunan Lama hingga Bungkamnya Pihak BBWS, Polemik P3-TGAI Nyalabuh Laok Makin Panas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Seragam Pelajar Jadi Senjata Promosi Molis, Sopiyan Jangan Eksploitasi Anak Demi Kejar Penjualan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Sinergi Budaya Sehat dan Karakter: Wajah Baru SDN Tenggiring Sambeng dalam Mencetak Generasi Unggul

Berita Terbaru

Peristiwa

Kandang Sapi Terbakar di Ketapang, Dua Ekor Sapi Mati

Kamis, 20 Agu 2026 - 19:23 WIB

Peristiwa

Balita 4 Tahun Tenggelam di Kubangan Air Tembakau di Sampang

Kamis, 20 Agu 2026 - 12:15 WIB