Rehabilitasi SDN Ragung 2 di Ambang Gagal? Komisi IV DPRD Temukan Banyak Kekurangan

- Redaksi

Senin, 9 Desember 2024 - 14:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang (ANGKAT BERITA) – Komisi IV DPRD Sampang melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek rehabilitasi sedang/berat ruang kelas di SDN Ragung 2, Kecamatan Pangarengan, yang dibiayai dari Dana Alokasi Umum (DAU) dengan pagu anggaran sebesar Rp 300.000.000,00. Sidak ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian pekerjaan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Proyek yang kontraknya berakhir pada 24 Desember 2024 tersebut mencakup berbagai jenis pekerjaan, seperti pekerjaan pendahuluan, pekerjaan tanah dan pondasi, beton, pemasangan kusen, pintu, jendela, atap, plafon, lantai, instalasi listrik, hingga pengecatan. Namun, Komisi IV menemukan sejumlah ketidaksesuaian di lapangan, seperti kusen, pintu, dan jendela yang belum diganti, plafon yang belum dibongkar, serta instalasi listrik yang belum terpasang.

Baca Juga :  UPTD PPA Muratara Turun Tangan Tangani Kasus Bullying Anak di Sungai Lanang

Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Mahfud, menegaskan bahwa pelaksana proyek harus segera melakukan perbaikan. “Kami meminta pelaksana untuk membongkar kusen, pintu, dan jendela yang lama dan menggantinya dengan yang baru sesuai RAB. Hal ini sangat penting untuk menjaga kualitas proyek karena kusen dan pintu tersebut nantinya akan menjadi aset yang tercatat dan harus dipertanggungjawabkan,” ujarnya.Senin (09/12/24)

Senada dengan itu, Mohammad Faruk, anggota Komisi IV DPRD Sampang, memperingatkan pelaksana proyek agar menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang telah ditentukan. “Jika sampai batas waktu kontrak proyek ini masih tidak sesuai, maka CV yang bersangkutan akan masuk daftar hitam (blacklist),” tegasnya.

Baca Juga :  Endapan Dana PIP Transfer Pusat,  BRI Sampang: "Bukan Urusan Kami"

Komisi IV juga menyatakan akan terus memantau perkembangan proyek ini. Pihak media saat ini sedang berupaya mencari nomor kontak pelaksana untuk klarifikasi mempertanyakan terkait proyek rehab tersebut.

Perlu diketahui Sidak ini merupakan langkah serius dari DPRD Sampang dalam mengawal penggunaan anggaran daerah agar tepat sasaran dan berkualitas. Dengan adanya temuan ini, diharapkan pelaksana proyek segera melakukan perbaikan agar manfaat rehabilitasi ruang kelas dapat dirasakan maksimal oleh siswa dan guru di SDN Ragung 2.

 ;;;;;;;

Berita Terkait

Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 
Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.
Al-Farlaky Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Timur, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Al-Farlaky Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Timur, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Berita Terbaru