Transparansi Dana Desa Dipertanyakan, Proyek Rabat Beton Desa Batukarang Dikeluhkan Warga

- Redaksi

Senin, 7 Oktober 2024 - 05:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang||angkatberita.id -Desa Batukarang belakangan ini menjadi sorotan setelah muncul laporan tentang pekerjaan rabat beton yang diduga dibiayai oleh dana desa tahap 1 tahun anggaran 2024, proyek yang selesai sekitar 2-3 bulan lalu ini tidak hanya menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi anggaran, tetapi juga kualitas pekerjaan yang sudah menunjukkan tanda-tanda keretakan. Selain itu, papan nama proyek yang seharusnya mencantumkan informasi penting juga tidak ditemukan, menambah kebingungan warga.

Seorang warga Desa Batukarang, yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan kekecewaannya kepada media mengenai kondisi proyek rabat beton tersebut. “Pekerjaannya baru saja selesai, tapi sudah banyak retak di sana-sini. Kami merasa ini tidak wajar,” ujarnya. Senin 07/10/24

Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, media menemukan bahwa proyek rabat beton tersebut menggunakan dana desa dengan total realisasi sekitar -+ Rp477.348.080. Namun, tanpa adanya papan nama proyek yang menjelaskan rincian anggaran dan pelaksana, warga merasa bingung tentang transparansi penggunaan dana tersebut.

Baca Juga :  Pekerjaan Rabat Beton di Karangpenang Onjur Tuai Sorotan, Anggaran Masih Misterius

Ketika Media ini mengonfirmasi Siti Wahyuni, Kepala Desa Batukarang, mengenai anggaran dan lokasi pekerjaan rabat beton, dalam tanggapannya, Ibu Kades menyarankan untuk menghubungi Pak Klebun, yang diduga bertanggung jawab atas proyek tersebut. “Silakan konfirmasi langsung ke Pak Klebun, semua yang mengelola adalah Pak Klebun,” tegas Ibu Kades.

Media ini pun mengklarifikasi H. Suud, atas permintaan Siti wahyuni, mengenai pekerjaan rabat beton tersebut,namun jawaban H. Suud sangat mengejutkan, dia justru mengirim nomor telepon yang diketahui sebagai salah satu nomor media, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut tentang posisinya di desa atau hubungannya dengan proyek tersebut.

Baca Juga :  Agus Efendi Ungkap Kekhawatiran Soal Revisi RUU Kejaksaan yang Bisa Ganggu Hak Warga Negara

Hingga berita ini disusun, H. Suud belum memberikan tanggapan terkait peran oknum dengan nomor WhatsApp 08233xxxxxxx itu di Desa Batukarang. Kejadian ini menimbulkan sejumlah pertanyaan dari warga terkait pengawasan dan akuntabilitas penggunaan dana desa.

Warga berharap adanya penyelidikan lebih lanjut agar masalah ini terjawab, serta agar proyek-proyek serupa di masa depan bisa dilaksanakan dengan lebih transparan dan berkualitas.

Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan dan transparansi dalam penggunaan dana desa. Warga Desa Batukarang menginginkan kejelasan dan kepastian bahwa anggaran yang dialokasikan benar-benar digunakan untuk kepentingan bersama, serta untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. Media akan terus mengikuti perkembangan kasus ini untuk memberikan informasi terbaru kepada publik.;;;;

Berita Terkait

BBWS Brantas Ambil Tindakan Pekerjaan Proyek P3-GAI di Nyalabuh Laok, GASI Desak Pengembalian dana.
Ketika Negara Bisu: PMKRI Cabang So’e Nilai Kasus Bijaepunu-TTS Cermin Gagalnya Perlindungan Perempuan
Berlarut-larut, Kadishub Sampang Dinilai ‘Berlagak Pilon’ Soal Kebocoran PAD Parkir Pasar Srimangunan
Di Balik Seremonial Festival Pantai Mandangin, Warga Sampang Tercekik Krisis Air Bersih dan Kemiskinan Struktural
Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 
Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.
Al-Farlaky Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Timur, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:02 WIB

BBWS Brantas Ambil Tindakan Pekerjaan Proyek P3-GAI di Nyalabuh Laok, GASI Desak Pengembalian dana.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Berlarut-larut, Kadishub Sampang Dinilai ‘Berlagak Pilon’ Soal Kebocoran PAD Parkir Pasar Srimangunan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Di Balik Seremonial Festival Pantai Mandangin, Warga Sampang Tercekik Krisis Air Bersih dan Kemiskinan Struktural

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.

Berita Terbaru