Bangkalan. (angkatberita.id)
Penanganan darurat Jembatan Desa Tanah Merah Dajah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, menjadi hal betapa pentingnya kecepatan realisasi anggaran bencana dari pemerintah pusat. Hingga kini, bantuan dana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang telah diajukan pemerintah daerah belum juga terealisasi, padahal kondisi jembatan tersebut semakin mengkhawatirkan yang berfungsi sebagai jalur penghubung vital antar desa.
Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangkalan terpaksa melakukan langkah darurat dengan memasang plat baja sebagai penyangga sementara demi menjaga keselamatan pengguna jalan. Upaya ini menjadi solusi sementara agar aktivitas ekonomi dan sosial warga tetap berjalan.
Kepala Dinas PUPR Bangkalan, Rizal Mardiansyah, S.T., M.T., menegaskan bahwa langkah tersebut diambil sembari menunggu kepastian pencairan dana dari BNPB.
“Penanganan ini sifatnya sementara. Kami berharap bantuan dari BNPB bisa segera direalisasikan, mengingat jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi urat nadi penghubung antar desa yang setiap hari dilalui masyarakat,” ujarnya.
Warga dan pemerintah desa berharap perhatian lebih dari pemerintah pusat agar proses administrasi pencairan dana bencana dapat dipercepat. Keterlambatan realisasi anggaran dinilai berpotensi menimbulkan risiko lebih besar, baik dari sisi keselamatan pengguna jembatan maupun terhambatnya mobilitas dan perekonomian warga. (#Robin)

Komentar