
Sampang ( ANGKATBERITA) Di tengah dorongan pemerintah untuk memperluas layanan gizi anak hingga ke wilayah pelosok, Kabupaten Sampang kembali mengambil langkah strategis.
Sebuah dapur baru Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini resmi beroperasi di SPPG Madulang, Kecamatan Omben, kehadiran fasilitas ini bukan hanya penanda dimulainya layanan baru, tetapi juga wujud komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap anak Sampang mendapatkan makanan layak dan bergizi sebagai fondasi menuju generasi yang lebih sehat dan cerdas.
Pemerintah Kabupaten Sampang bersama Yayasan Brilian Aku Untukmu Indonesia meresmikan dapur tersebut pada Minggu (16/11/2025).
Acara berlangsung meriah dan mendapat sambutan luas dari berbagai elemen masyarakat. Hadir dalam kesempatan itu Pihak Yayasan Brilian, Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz, unsur Forkopimda atau perwakilannya, jajaran Kodim 0828, Polres Sampang, Anggota DPRD Sampang Amir Lubis, perangkat kecamatan, relawan, ahli gizi, pengelola SPPG
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sampang mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program MBG di berbagai wilayah kecamatan.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, meski tidak bisa saya sebutkan satu per satu, kontribusi panjenengan semua sangat berarti bagi keberlangsungan layanan MBG di Kabupaten Sampang,” ucapnya.
Mahfudz menekankan pentingnya konsistensi mutu menu dan higienitas dalam penyediaan makanan bagi siswa penerima MBG.
“Alhamdulillah pelayanan SPPG sejauh ini berjalan baik, saya menekankan agar kualitas menu terus dijaga, karena itu menjadi penentu utama keberlanjutan dan kepercayaan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa program MBG merupakan visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki kualitas gizi anak-anak Indonesia. Pemerintah daerah, menurutnya, memegang peran vital agar implementasi di lapangan berjalan sesuai pedoman.
Perwakilan Yayasan Brilian Aku Untukmu Indonesia, selaku mitra pelaksana MBG, menyampaikan dukungan penuh atas pengoperasian dapur baru di Madulang, mereka menegaskan bahwa kualitas layanan akan menjadi prioritas utama.
“Kami berkomitmen menjaga standar kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak, kerja sama dengan pemerintah daerah menjadi kunci agar pelaksanaan di lapangan selalu terpantau dan sesuai standar gizi,” ujar seorang perwakilan yayasan dalam sambutannya.
Pihak yayasan juga menyambut positif rencana peluncuran kanal aduan Lapor MBG, yang dinilai sebagai langkah penting untuk menjaga transparansi program.
“Dengan adanya kanal Lapor MBG, masyarakat punya ruang untuk menyampaikan kritik dan masukan, bagi kami, itu sangat penting untuk evaluasi dan perbaikan berkelanjutan,” tambahnya.
Wakil Bupati turut mengumumkan bahwa Satgas MBG bersama Pemkab Sampang tengah menyiapkan kanal pelaporan “Lapor MBG”. Kanal ini akan menampung laporan, saran, maupun temuan dari masyarakat, orang tua siswa, atau pihak sekolah terkait kualitas menu maupun operasional dapur SPPG.
“Lapor MBG adalah ikhtiar agar program tetap tepat sasaran, setiap laporan akan kami tindak lanjuti,” tegas Mahfudz.
Menutup rangkaian peresmian, Mahfudz berharap SPPG Madulang dapat menjadi pusat layanan gizi yang membawa manfaat nyata bagi anak-anak di wilayah Omben dan sekitarnya.
“Semoga SPPG Madulang menjadi perantara kebaikan dalam memperkuat kesehatan dan kecerdasan generasi Sampang,” ujarnya.
Dengan beroperasinya dapur baru ini, masyarakat berharap cakupan MBG semakin luas dan mutu layanan semakin terjaga, sehingga mampu mendukung lahirnya generasi Sampang yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas.








Komentar