
Aceh Timur ll angkatberita.id — Sitiratija, seorang pengungsi di posko pengungsian SMP Negeri 4 Pante Bidari, Gampong Sijudo, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, tak kuasa menahan tangis saat diwawancarai sejumlah awak media, Kamis, 11 Desember 2025.
Dalam keterangannya, Sitiratija mengungkapkan bahwa anak perempuannya, Dewi Sukma, hingga kini belum ada kabar. Dewi hilang kontak sejak 26 November 2025, bertepatan dengan terjadinya bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatera. Kabupaten Aceh Tamiang menjadi salah satu daerah yang terdampak paling parah akibat bencana tersebut.
Menurut pengakuan Sitiratija, sebelum banjir terjadi, Dewi Sukma bekerja di salah satu rumah makan di kawasan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Namun sejak hari bencana, keluarga tidak lagi dapat menghubunginya. “Sampai sekarang kami belum mendapat kabar apa pun,” ujar Sitiratija dengan suara bergetar.
Sitiratija berharap anak perempuannya itu dapat segera pulang, terutama untuk bertemu dengan kedua anaknya. Dewi Sukma diketahui telah memiliki dua orang anak. Sitiratija juga menambahkan bahwa Dewi telah berpisah dengan suaminya.
Ia berharap, apabila ada masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan Dewi Sukma, dapat segera mengabari pihak keluarga. Sitiratija menaruh harapan besar agar melalui pemberitaan media, dirinya bersama kedua cucunya dapat kembali bertemu dengan Dewi.
“Kalau Dewi mendengar berita ini, kami berharap dia pulang. Anak-anaknya menunggu,” kata Sitiratija.








Komentar