Tangis Pengungsi di Aceh Timur, Ibu Menanti Kabar Anak yang Hilang Sejak Banjir

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 22:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur ll angkatberita.id — Sitiratija, seorang pengungsi di posko pengungsian SMP Negeri 4 Pante Bidari, Gampong Sijudo, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, tak kuasa menahan tangis saat diwawancarai sejumlah awak media, Kamis, 11 Desember 2025.

Dalam keterangannya, Sitiratija mengungkapkan bahwa anak perempuannya, Dewi Sukma, hingga kini belum ada kabar. Dewi hilang kontak sejak 26 November 2025, bertepatan dengan terjadinya bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatera. Kabupaten Aceh Tamiang menjadi salah satu daerah yang terdampak paling parah akibat bencana tersebut.

Baca Juga :  Wabup Katamso Tutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup 2026

Menurut pengakuan Sitiratija, sebelum banjir terjadi, Dewi Sukma bekerja di salah satu rumah makan di kawasan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Namun sejak hari bencana, keluarga tidak lagi dapat menghubunginya. “Sampai sekarang kami belum mendapat kabar apa pun,” ujar Sitiratija dengan suara bergetar.

Sitiratija berharap anak perempuannya itu dapat segera pulang, terutama untuk bertemu dengan kedua anaknya. Dewi Sukma diketahui telah memiliki dua orang anak. Sitiratija juga menambahkan bahwa Dewi telah berpisah dengan suaminya.

Baca Juga :  MBG B3 Tamba'an Disorot, Diduga Terjadi Pengurangan Anggaran Rp32 Ribu Hanya Susu Dan Roti Untuk 4 Hari

Ia berharap, apabila ada masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan Dewi Sukma, dapat segera mengabari pihak keluarga. Sitiratija menaruh harapan besar agar melalui pemberitaan media, dirinya bersama kedua cucunya dapat kembali bertemu dengan Dewi.

“Kalau Dewi mendengar berita ini, kami berharap dia pulang. Anak-anaknya menunggu,” kata Sitiratija.

Berita Terkait

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Berita Terbaru