
Sumenep||angkatberita — Tak lagi sekadar rumah sakit rujukan daerah, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep kini resmi naik kelas.
Predikat Akreditasi Paripurna Bintang Lima sukses diraih, sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai rumah sakit tipe B.
Sebuah loncatan mutu yang tak hanya simbolik, tetapi menegaskan standar layanan kesehatan yang kian ketat dan profesional.
Capaian tertinggi dalam sistem akreditasi rumah sakit nasional itu diraih setelah manajemen melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari sistem pelayanan, tata kelola manajemen mutu, hingga penguatan budaya keselamatan pasien dibenahi secara terstruktur dan berkelanjutan.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menegaskan bahwa akreditasi paripurna bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan komitmen nyata terhadap kualitas.
“Akreditasi ini menjadi tolok ukur bagi kami untuk terus meningkatkan mutu layanan. Keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama dalam setiap proses pelayanan,” tegasnya.
Sebagai rumah sakit tipe B, kapasitas layanan kini semakin luas, ketersediaan dokter spesialis bertambah, fasilitas penunjang diperkuat, dan sistem manajemen pelayanan diperbarui agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) terintegrasi membuat alur pelayanan lebih ringkas dan transparan.
Dari pendaftaran, pemeriksaan penunjang, hingga pengambilan obat, seluruh proses terkoneksi secara digital.
Pasien pun tak lagi direpotkan antrean panjang layanan pendaftaran daring dan sistem antrean terintegrasi mempercepat waktu tunggu sekaligus meningkatkan kenyamanan.
Tak berhenti di situ, penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) berbasis aplikasi Meditrack memungkinkan tenaga kesehatan mengakses data pasien secara cepat, aman, dan akurat.
Sistem tersebut mendukung pengambilan keputusan medis yang lebih presisi serta memperkuat koordinasi antarunit layanan.
“Pemanfaatan teknologi informasi membuat pelayanan menjadi lebih efisien dan transparan. Ke depan, kami akan terus berinovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” imbuh dr. Erli.
Dengan raihan paripurna dan status tipe B, RSUD milik Pemkab Sumenep itu kini memikul ekspektasi lebih besar.
Tantangannya bukan lagi sekadar memenuhi standar, tetapi menjaga konsistensi mutu di tengah meningkatnya kepercayaan publik.








Komentar