Pulang Bawa Makanan, Nenek Temukan Cucu Bersimbah Darah di Teras Rumah

- Redaksi

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN (ANGKAT BERITA) Suasana duka menyelimuti Dusun Karang Dalem, Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Senin (17/8/2026).

Seorang anak perempuan berinisial TD (10) meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan, dalam peristiwa tersebut, ibu kandung korban, DA (31), diamankan polisi.

Polres Pamekasan melalui Polsek Pademawu dan Satreskrim bergerak setelah menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 11.00 WIB.

Kasihumas Polres Pamekasan IPDA Yoni Evan Pratama, S.H., M.M., membenarkan kejadian tersebut.

“Memang benar, pada Senin (17/8) sekitar pukul 11.00 WIB, tim gabungan Polsek Pademawu dan Satreskrim Polres Pamekasan langsung mendatangi TKP setelah menerima informasi masyarakat terkait adanya dugaan pembunuhan di Desa Pademawu Barat,” kata Yoni.

Menurut keterangan awal kepolisian, peristiwa itu bermula sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, DA disebut meminta ibu kandungnya atau nenek korban untuk pergi membeli makanan bersama dua anak lainnya.

Baca Juga :  DPRD dan LSM Desak Penegakan Hukum Tegas dalam Kasus Penculikan dan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Sampang

Ketika rumah dalam keadaan sepi dan hanya terdapat DA bersama korban, dugaan penganiayaan terjadi.

Sekitar pukul 11.00 WIB, nenek korban kembali dan mendapati TD tergeletak di teras rumah dalam kondisi bersimbah darah.

Warga kemudian berupaya memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Puskesmas Pademawu, karena kondisinya, korban kemudian dirujuk ke RSUD Pamekasan. Namun, nyawa TD tidak berhasil diselamatkan.

Situasi semakin mengkhawatirkan ketika rumah diketahui dalam keadaan terkunci dari dalam.

Warga bersama petugas kemudian mendobrak pintu rumah, di dalam rumah, petugas mendapati DA masih berada di dalam sambil memegang sebilah pisau.

“Pelaku langsung berhasil disergap dan diamankan,” ujar Yoni.

Polisi kemudian membawa DA beserta barang bukti berupa sebilah senjata tajam ke Mapolres Pamekasan untuk menjalani pemeriksaan.

Sementara itu, berdasarkan keterangan awal keluarga dan sejumlah saksi, DA disebut memiliki riwayat gangguan kesehatan jiwa, kondisi tersebut dilaporkan kembali kambuh dalam beberapa hari terakhir dan yang bersangkutan masih mengonsumsi obat terkait kondisi kejiwaannya.

Baca Juga :  Ini Daftar Mutasi Perwira dan Kapolres Se Jawa Timur, Lihat Lengkapnya

Namun, kepolisian belum menyimpulkan kondisi kejiwaan DA sebagai penyebab peristiwa tersebut.

Penyidik Satreskrim Polres Pamekasan masih melakukan pemeriksaan secara mendalam, polisi juga berkoordinasi dengan tim medis atau psikiater untuk melakukan observasi resmi terhadap kondisi kejiwaan DA.

“Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti sebilah senjata tajam telah kami amankan di Mapolres Pamekasan, penyidik masih melakukan pemeriksaan mendalam, termasuk berkoordinasi dengan tim medis/psikiater,” kata Yoni.

Polisi memastikan proses hukum dan pemeriksaan terhadap kasus tersebut masih berjalan.

Di sisi lain, peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar yang menyaksikan langsung upaya penyelamatan terhadap anak tersebut. (AB/Red)

Berita Terkait

Perempuan di Sampang Diduga Dianiaya dan Disiram Sambal, Polisi Turun Tangan
Ditetapkan Tersangka, SPDP Kasus Dugaan Pencabulan Disabilitas Warga Camplong Diterima Kejari Sampang
Sengketa hak asuh anak di Pasuruan Berlanjut ke MA, LPA dan GM FKPPI Minta Pertimbangkan Fakta Persidangan
Terbitkan Surat Sehat Tanpa Periksa Pasien, Oknum Dokter Puskesmas Menggala Disorot Tajam LPK-GPI
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
Manajemen SPBU 54.612.08 Diduga Tak Responsif, Aktivitas Pengisian Berulang Disebut Berlanjut dengan Pola Jam Berubah
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih
Marak Dugaan Perjudian di Desa Kalibendo, Warga Pasirian Desak Polres Lumajang Tindak Tegas Penyelenggara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Pulang Bawa Makanan, Nenek Temukan Cucu Bersimbah Darah di Teras Rumah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Perempuan di Sampang Diduga Dianiaya dan Disiram Sambal, Polisi Turun Tangan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Ditetapkan Tersangka, SPDP Kasus Dugaan Pencabulan Disabilitas Warga Camplong Diterima Kejari Sampang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Sengketa hak asuh anak di Pasuruan Berlanjut ke MA, LPA dan GM FKPPI Minta Pertimbangkan Fakta Persidangan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Terbitkan Surat Sehat Tanpa Periksa Pasien, Oknum Dokter Puskesmas Menggala Disorot Tajam LPK-GPI

Berita Terbaru