Viral Joget Biduan di Tengah Pemulihan Bencana, Camat Simpang Jernih Klarifikasi dan Tegaskan Evaluasi

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 12:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur / angkatberita.id – Video viral yang menampilkan hiburan organ tunggal disertai aksi joget biduan dalam pesta pernikahan di Desa Batu Sumbang, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, menuai sorotan publik.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu malam, 18 April 2026 itu menjadi perbincangan luas karena dinilai kurang sejalan dengan kondisi masyarakat yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir 2025.

Pimpinan Redaksi tribunpasee.com, Agus Suriadi, turut menyampaikan keprihatinannya atas kegiatan tersebut. Ia menilai hiburan tersebut kurang tepat digelar di tengah situasi sosial masyarakat yang masih berduka.

“Ini sangat disayangkan. Di saat masyarakat masih dalam suasana pemulihan, seharusnya semua pihak bisa menjaga sensitivitas sosial dan nilai-nilai yang berlaku,” ujarnya.

Polemik kemudian berkembang setelah adanya komunikasi antara Agus Suriadi dengan Camat Simpang Jernih, Cut Sri Wahyuni, melalui pesan WhatsApp.

Agus mengaku awalnya hanya mengirimkan tangkapan layar video sebagai bentuk konfirmasi. Namun, respons yang diterima dinilai menimbulkan persepsi berbeda dan memicu kesalahpahaman.

Baca Juga :  Sulit Dikonfirmasi, Kasat Narkoba Baru Polres Sampang Bungkam, Kapolres Ikut Tak Merespon

Menanggapi hal tersebut, Camat Simpang Jernih, Cut Sri Wahyuni, memberikan klarifikasi bahwa dirinya tidak mengetahui adanya kegiatan tersebut saat berlangsung.

“Peristiwa itu terjadi pada hari libur, dan saat itu saya sudah berada di rumah di Kota Langsa. Jadi secara langsung saya tidak mengetahui kegiatan tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (22/4/2026).

Meski demikian, ia menegaskan tetap mengambil langkah-langkah secara kelembagaan untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.

“Akan kami panggil kades Batu Sumbang Senin depan. Sebenarnya Kamis besok, tapi kami ada panggilan dari Kasatpol PP,” ungkap Camat.

Camat menyampaikan keprihatinannya atas viralnya kegiatan tersebut, terlebih karena terjadi di tengah kondisi masyarakat yang masih dalam masa pemulihan.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Di tengah upaya pemulihan pascabencana, seharusnya semua pihak bisa lebih menjaga situasi dan nilai-nilai yang ada di masyarakat,” katanya.

Sebagai langkah tindak lanjut, pihak kecamatan akan memanggil aparatur Desa Batu Sumbang.

“Kami akan meminta klarifikasi dari pemerintah desa dan melakukan evaluasi bersama agar ke depan kegiatan masyarakat tetap berjalan sesuai norma dan kearifan lokal,” tegasnya.

Baca Juga :  Viral Pocong Bercelurit Resahkan Warga Bangkalan, Polisi Ungkap Dalangnya: Hanya Konten Iseng Demi Medsos

Terkait pesan WhatsApp yang menjadi perhatian, Cut Sri Wahyuni menegaskan bahwa hal tersebut merupakan komunikasi informal yang tidak dimaksudkan sebagai tuduhan.

“Itu murni percakapan santai karena kami sudah saling mengenal baik. Tidak ada niat menyudutkan atau menuduh pihak mana pun,” jelasnya.

Camat juga menegaskan bahwa pengawasan kegiatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah desa, kecamatan, serta unsur keamanan.

“Ke depan, koordinasi akan kami perkuat agar pengawasan di lapangan bisa lebih optimal dan kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini pihak kecamatan bersama unsur Muspika tengah fokus membantu pemulihan masyarakat pascabencana, termasuk menggalang dukungan dari berbagai pihak.

Di tengah perhatian publik terhadap video tersebut, Camat Simpang Jernih mengajak semua pihak untuk tetap menjaga suasana kondusif dan tidak memperkeruh keadaan.

“Kami berharap masyarakat dapat menyikapi ini dengan bijak. Mari kita bersama-sama menjaga nilai adat, norma agama, serta mendukung proses pemulihan yang sedang berjalan,” tutupnya.

Berita Terkait

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih
Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal
Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Kata Kasat Lantas Sumenep Soal Pemutihan Pajak 2026 di RRI

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an

Berita Terbaru