Tidak Profesional, Pemasangan U-ditch Selong Permai Asal-Asalan Terindikasi Sebagai Ladang Korupsi.

- Redaksi

Jumat, 27 September 2024 - 05:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang||angkatberita. Id -Kucuran dana APBD Kota Pembangunan Sistem drainase Lingkungan tahun 2024 untuk pembangunan drainase menggunakan U ditch terbuang sia – sia.

Pasalnya, CV Nuri Bahana adalah perusahaan yang profesional namun jauh dari kenyatannya, Selain produk U ditch terpasang diragukan kualitas SNI dan ISO, terlihat juga cara pemasangan U ditch dilapangan asal jadi sehingga terlihat amburadul.

Pantauan dilapangan, pemasangan U ditch berlokasi di jalan Selong permai , kelurahan Gunung Sekar kecamatan Sampang dugaan kuat dilakukan tanpa terlebih dahulu dibuat lantai kerja/pasir urug yang mengikuti elevansi aliran air.

Sehingga terlihat pasangan U ditch naik turun dan amburadul, serta tidak sedikit U ditch yang sudah pecah dan retak tetap dipaksakan dipasang.

Perlu diketahui pasir urug dalam kontruksi pekerjaan Pemasangan U ditch sangatlah penting untuk lantai kerja/dasar, yakni kegunaanya untuk menstabilkan tanah, dan menyebarkan beban sebelum pemasangan dilakukan.

Baca Juga :  Propam Polres Tulang Bawang Gelar Pemeriksaan Kelengkapan Identitas dan Administrasi Anggota: Wujudkan Personel Tangguh, Disiplin, dan Berintegritas Tinggi!

Proses pasangan U ditch juga membutuhkan urugan pasir dan lantai kerja agar U ditch berada pada posisi stabil, langkah yang benar dalam hal pemasangan U ditch, membuang sisa tanah galian, mengurug dengan sirtu, membuat lantai kerja/ pasir atau beton,

Jauh dari kata di atas pekerjaan U ditch di Jalan Selong Permai dikerjakan Asal Asalan bahkan kuat dugaan tidak sesuai dengan RAB yang terindikasi sebagai ladang korupsi.

Adapun pasir bekas galian/ kerukan lumpur dipasang kembali, dalam hal ini sudah jelas adanya indikasi item untuk pasir urug tidak dilaksanakan bahkan secara terang terangan pihak pelaksana membiarkan.

Menurut keterangan warga, pemasangan dilakukan dimalam hari, serta tanpa dibuat lantai kerjanya terlebih dahulu.

“Sepertinya dikerjakan pada malam Hari Tidak ada kelihatan adanya pasir apapun dan jelas terlihat U ditch yang dipasang ini tidak terlebih dahulu dibuat lantai kerja dengan mengikuti elevansi aliran air,” ujar Andi warga Kota Sampang.

Baca Juga :  Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas SDN 1 Bugis Diduga Tidak Sesuai RAB Dan Terindikasi Korupsi   

Demikian pula Andi warga kota Sampang Penuh menyayangkan, U ditch merupakan produk yang mahal dan dibeli melalui uang rakyat dikerjakan secara Asal – asalan.

“Sayang sekali, uang rakyat Disia-siakan, U ditch ini produk mahal, cara pasangnya ada tekniknya. Kalau mengular begini, semestinya dibongkar kembali dan dibuatlah lantai kerjanya yang benar mengikuti standar yang ada,” sesalnya.

Selama beberapa hari media ini sudah melakukan upaya konfirmasi ke pihak DPRKP dan Pelaksana, dari informasi yang didapat ” SINYO” guna mendapatkan Informasi detail terkait proyek tersebut, namun upaya tersebut gagal karena kedua duanya diduga tidak memilki rasa tanggung jawab terhadap pekerjaannya, sehingga ketika dikonfirmasi mereka bungkam seribu bahasa.

Berita Terkait

BBWS Brantas Ambil Tindakan Pekerjaan Proyek P3-GAI di Nyalabuh Laok, GASI Desak Pengembalian dana.
Ketika Negara Bisu: PMKRI Cabang So’e Nilai Kasus Bijaepunu-TTS Cermin Gagalnya Perlindungan Perempuan
Berlarut-larut, Kadishub Sampang Dinilai ‘Berlagak Pilon’ Soal Kebocoran PAD Parkir Pasar Srimangunan
Di Balik Seremonial Festival Pantai Mandangin, Warga Sampang Tercekik Krisis Air Bersih dan Kemiskinan Struktural
Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 
Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.
Al-Farlaky Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Timur, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:02 WIB

BBWS Brantas Ambil Tindakan Pekerjaan Proyek P3-GAI di Nyalabuh Laok, GASI Desak Pengembalian dana.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Ketika Negara Bisu: PMKRI Cabang So’e Nilai Kasus Bijaepunu-TTS Cermin Gagalnya Perlindungan Perempuan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Berlarut-larut, Kadishub Sampang Dinilai ‘Berlagak Pilon’ Soal Kebocoran PAD Parkir Pasar Srimangunan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Di Balik Seremonial Festival Pantai Mandangin, Warga Sampang Tercekik Krisis Air Bersih dan Kemiskinan Struktural

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 

Berita Terbaru

Peristiwa

Balita 4 Tahun Tenggelam di Kubangan Air Tembakau di Sampang

Kamis, 20 Agu 2026 - 12:15 WIB