SORONG SELATAN (ANGKAT BERITA)— Suasana haru, sedih, dan penuh rasa kehilangan menyelimuti Jemaat Gape Waigo serta masyarakat Kampung Waigo dan Bagaraga, Distrik Wayer, Sorong Selatan, atas perpindahan Pdt. Andarias Adokor, S.Th yang telah setia melayani selama enam tahun. (9 Mei 2026)
Selama kurun waktu tersebut, Pdt. Andarias bukan sekedar hadir sebagai pelayan gereja, tetapi telah menjadi bagian dari keluarga besar jemaat dan masyarakat, dedikasi, pengorbanan waktu, tenaga, serta kasih yang diberikan dalam pelayanan meninggalkan jejak mendalam bagi banyak orang.
Enam tahun pengabdian dinilai bukan waktu yang singkat, dalam masa itu, terbangun hubungan kekeluargaan yang erat, penuh kebersamaan, doa, dan pelayanan yang menyentuh kehidupan jemaat secara nyata.
Perpisahan ini pun menjadi momen emosional, namun juga dipahami sebagai bagian dari panggilan pelayanan, dalam kehidupan seorang pelayan Tuhan, perpindahan adalah hal yang lumrah demi menjawab kebutuhan pelayanan di tempat yang baru.
Meski berat untuk melepas, jemaat meyakini bahwa nilai-nilai kebaikan, ketulusan, dan semangat pelayanan yang telah ditanamkan akan terus hidup dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat di Waigo.
“Ikatan persaudaraan dalam iman tidak akan pernah putus, meski secara fisik berpindah tempat pelayanan, do’a dan kasih akan tetap menyatukan,” ungkap salah satu jemaat dengan penuh haru.
Jemaat dan masyarakat pun memilih mengenang setiap momen indah, tawa, suka duka, serta berkat yang telah dibagikan selama enam tahun pelayanan tersebut.
Dengan hati berat namun penuh sukacita, masyarakat Waigo melepas Pdt. Andarias Adokor, S.Th dengan doa terbaik untuk perjalanan pelayanan berikutnya.
“Terima kasih atas 6 tahun pengabdian yang tulus. Selamat melayani di tempat yang baru, kiranya Tuhan selalu memberkati.”
“Siwa yatam anu Beta yoyo.”






Komentar