Minim Kehadiran Perangkat Desa, Sosialisasi Koperasi Merah Putih Tetap Berjalan di Desa Kodak

- Redaksi

Kamis, 1 Mei 2025 - 13:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang||ANGKAT BERITA — Kegiatan sosialisasi program strategis Koperasi Merah Putih yang digelar di Balai Desa Kodak, Dusun Masaran, Kecamatan Torjun Sampang berlangsung tanpa dukungan nyata dari jajaran perangkat desa. Rabu (30/04)

Meskipun undangan telah disebar resmi, hampir seluruh perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memilih untuk tidak hadir, menyisakan hanya satu anggota BPD yang datang.

Ironisnya, ketidakhadiran tersebut terjadi di tengah kehadiran penuh jajaran Forkopimcam, sekretaris Camat mewakili Camat Torjun, didampingi oleh Kasi Pemerintahan dan Kasi PMD. Kapolsek beserta jajaran kepolisian serta Danramil bersama anggotanya juga turut hadir, pendamping desa dari berbagai tingkatan dan bidan desa pun menunjukkan komitmennya dengan hadir dalam acara ini.

Baca Juga :  PUDAM Bangkalan Sampaikan Ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Namun, dari pihak internal Desa Kodak yang semestinya menjadi ujung tombak dalam pembangunan desa, tidak tampak dukungan serupa, operator desa dan hampir seluruh anggota BPD absen total, menunjukkan minimnya itikad baik untuk mendukung program nasional yang menyasar penguatan ekonomi desa.

Penjabat (PJ) Kepala Desa Kodak menyampaikan kekecewaannya.

“Saya sangat kecewa, ini program besar yang menjadi cikal bakal penguatan ekonomi desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, tidak hadirnya perangkat desa adalah sinyal buruk bagi komitmen mereka terhadap masa depan desa ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Pastikan Distribusi Tepat Sasaran, Bupati Tanjabbar Tinjau Oprasi Pasar Gas Melon Di Betara Kanan 

Koperasi Merah Putih sendiri merupakan bagian dari nawacita Presiden untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui koperasi yang dikelola oleh dan untuk masyarakat.

Ketidakhadiran unsur pemerintah desa dalam kegiatan sosialisasi ini memunculkan pertanyaan besar: Apakah perangkat desa benar-benar memahami tanggung jawab mereka terhadap pembangunan desa?

Satu-satunya perwakilan BPD yang hadir adalah H. Syaiful Bahri, anggota bidang dua dari Dusun Masaran. Kehadirannya menjadi pengecualian dalam barisan ketidakhadiran yang mengecewakan.

Berita Terkait

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis
Orasi Memanas, Formatur Tuding Kasi Pidsus Kejari Pamekasan “Goblok” dan “Bangsat”
Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan
Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Melalui Komunitas Pembudidaya Lele, Bangkalan Targetkan Hingga 10 Ton per Hari,
Berbagi Berkah Ramadan, Danlanal Batuporon Bagikan Takjil Gratis di Tanean Suramadu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Orasi Memanas, Formatur Tuding Kasi Pidsus Kejari Pamekasan “Goblok” dan “Bangsat”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Berita Terbaru