Baru Dibangun Sudah Rapuh: Proyek Jalan Desa Pematang Balam Tuai Amarah Warga

- Redaksi

Senin, 16 Juni 2025 - 09:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muara Papalik || https://angkatberita.id – Proyek pembangunan jalan rabat beton di Desa Pematang Balam, Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, menuai sorotan tajam. Pasalnya, hasil pekerjaan yang menelan anggaran hingga Rp 93 juta lebih itu diduga dikerjakan asal-asalan, jauh dari standar konstruksi yang layak.

Pantauan langsung di lapangan, jalan rabat beton di RT 03 dan RT 02 terlihat mengkhawatirkan. Permukaan beton tampak keropos, satuan materialnya tercerai-berai, dan jelas terlihat kekurangan campuran semen. Usia bangunan yang masih seumur jagung itu sudah tampak renta dan rapuh.

Baca Juga :  Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Didampingi Pejabat Struktural berikan pengarahan awal tahun 2024 kepada Warga Binaan Pemasyarakatan

“Kalau kayak gini modelnya, bukan pembangunan, tapi pemborosan dana! Masak baru selesai dibangun sudah rusak kayak gini,” keluh salah seorang warga dengan nada geram kepada wartawan, Minggu (15/6/2025).

Warga lain pun menambahkan bahwa mereka mempertanyakan ketahanan bangunan tersebut, mengingat nominal anggaran yang cukup fantastis.

“Rp93 juta untuk panjang 65 meter, ketebalan 20 cm, lebar 4,5 meter. Artinya hampir Rp1,4 juta per meter. Tapi hasilnya? Sama sekali tidak mencerminkan anggaran segede itu,” ujar warga lain dengan kesal.

Warga mengaku tidak mempermasalahkan besarnya anggaran, namun mutu dan kualitas pekerjaanlah yang membuat masyarakat merasa dibohongi.

Baca Juga :  Camat Rupat Utara Aulia Fikri melepas Peserta Pawai Ta'aruf MTQ ke XXII Kecamatan Rupat Utara

“Kalau hasilnya kokoh, tahan lama, ya kami senang. Tapi ini baru sebentar saja sudah rusak. Ini sih bukan bangun jalan, tapi buang-buang uang rakyat!” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah Desa Pematang Balam masih bungkam dan belum memberikan tanggapan resmi. Publik pun menanti sikap tegas dari pihak Kecamatan, Inspektorat, hingga aparat penegak hukum untuk turun menindak.

 

(Redaksi akan terus mengawal proyek ini dan menyajikan perkembangan selanjutnya)

Berita Terkait

Berlarut-larut, Kadishub Sampang Dinilai ‘Berlagak Pilon’ Soal Kebocoran PAD Parkir Pasar Srimangunan
Di Balik Seremonial Festival Pantai Mandangin, Warga Sampang Tercekik Krisis Air Bersih dan Kemiskinan Struktural
Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 
Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.
Al-Farlaky Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Timur, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Berlarut-larut, Kadishub Sampang Dinilai ‘Berlagak Pilon’ Soal Kebocoran PAD Parkir Pasar Srimangunan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Di Balik Seremonial Festival Pantai Mandangin, Warga Sampang Tercekik Krisis Air Bersih dan Kemiskinan Struktural

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Diduga Semua Pekerjaan Proyek Rabat Beton Hasil Pokir DPRD Sampang “KACAU” 

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Al-Farlaky Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Timur, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

Berita Terbaru