Muara Papalik || https://angkatberita.id – Proyek pembangunan jalan rabat beton di Desa Pematang Balam, Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, menuai sorotan tajam. Pasalnya, hasil pekerjaan yang menelan anggaran hingga Rp 93 juta lebih itu diduga dikerjakan asal-asalan, jauh dari standar konstruksi yang layak.
Pantauan langsung di lapangan, jalan rabat beton di RT 03 dan RT 02 terlihat mengkhawatirkan. Permukaan beton tampak keropos, satuan materialnya tercerai-berai, dan jelas terlihat kekurangan campuran semen. Usia bangunan yang masih seumur jagung itu sudah tampak renta dan rapuh.
“Kalau kayak gini modelnya, bukan pembangunan, tapi pemborosan dana! Masak baru selesai dibangun sudah rusak kayak gini,” keluh salah seorang warga dengan nada geram kepada wartawan, Minggu (15/6/2025).

Warga lain pun menambahkan bahwa mereka mempertanyakan ketahanan bangunan tersebut, mengingat nominal anggaran yang cukup fantastis.
“Rp93 juta untuk panjang 65 meter, ketebalan 20 cm, lebar 4,5 meter. Artinya hampir Rp1,4 juta per meter. Tapi hasilnya? Sama sekali tidak mencerminkan anggaran segede itu,” ujar warga lain dengan kesal.
Warga mengaku tidak mempermasalahkan besarnya anggaran, namun mutu dan kualitas pekerjaanlah yang membuat masyarakat merasa dibohongi.
“Kalau hasilnya kokoh, tahan lama, ya kami senang. Tapi ini baru sebentar saja sudah rusak. Ini sih bukan bangun jalan, tapi buang-buang uang rakyat!” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah Desa Pematang Balam masih bungkam dan belum memberikan tanggapan resmi. Publik pun menanti sikap tegas dari pihak Kecamatan, Inspektorat, hingga aparat penegak hukum untuk turun menindak.
(Redaksi akan terus mengawal proyek ini dan menyajikan perkembangan selanjutnya)








Komentar