PAKIS Tolak Pilkada Lewat DPRD: Kemunduran Demokrasi dan Pengkhianatan Reformasi

- Redaksi

Minggu, 11 Januari 2026 - 00:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan, Angkatberita.id

Ketua Bidang Investigasi PAKIS, Muzammil, dengan tegas menolak wacana penghapusan pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat dan pengalihannya ke DPRD. Ia menilai gagasan tersebut sebagai kemunduran demokrasi (democratic rollback) dan pengingkaran terhadap semangat reformasi.

Menurut Muzammil, Pasal 1 ayat (2) UUD NRI 1945 menegaskan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat, bukan elite politik. Pengalihan hak memilih kepala daerah ke DPRD dinilai mereduksi kedaulatan rakyat menjadi kedaulatan segelintir elite.

Baca Juga :  Kabel Menjuntai Membahayakan Warga Diduga Milik PT Telkom Indonesia Dinilai Lamban Tanggap.

“Pemilihan melalui DPRD menghilangkan direct accountability dan membuka ruang dominasi partai serta oligarki,” tegasnya.

Ia menambahkan, alasan efisiensi anggaran dan stabilitas politik tidak dapat dijadikan pembenaran untuk mencabut hak demokratis rakyat. Masalah demokrasi, kata dia, harus diselesaikan dengan memperkuat pengawasan, pendidikan politik, dan penindakan tegas politik uang, bukan dengan menarik hak pilih rakyat.

Baca Juga :  Tambelangan Menari di Tengah Sorotan: Dari Sunyi Desa ke Panggung Fenomena yang Mengundang Tanya

“Pilkada lewat DPRD justru berisiko memperkuat praktik transaksional dan kartelisasi partai,” ujarnya.

Muzammil menegaskan, hak rakyat memilih pemimpin daerah adalah hak fundamental yang tidak bisa ditawar. Mengembalikan pilkada ke DPRD disebutnya sebagai langkah regresif, anti-reformasi, dan berbahaya bagi masa depan demokrasi Indonesia.

Berita Terkait

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Berita Terbaru